Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
Kesehatan
11 jam yang lalu
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
2
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
Internasional
20 jam yang lalu
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
3
Indonesia Terbilang Masuk Resesi Ekonomi karena...
Ekonomi
19 jam yang lalu
Indonesia Terbilang Masuk Resesi Ekonomi karena...
4
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
MPR RI
11 jam yang lalu
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
5
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
Pemerintahan
11 jam yang lalu
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
6
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
Umum
11 jam yang lalu
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ketahuan Selingkuh, Polantas Kupang Ditahan di Sel Khusus

Ketahuan Selingkuh, Polantas Kupang Ditahan di Sel Khusus
Minggu, 14 Oktober 2018 13:57 WIB
KUPANG - Polda NTT melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) dipastikan memberi sanksi tegas kepada anggota polisi yang mencoreng nama institusi Polri. Terlebih soal kasus perselingkuhan.

Kabid Propam Polda NTT, Kombes Mega Suparwita mengatakan, Bripka Fahmi Alkatiri, anggota Sat Lantas Polda NTT yang tertangkap selingkuh dengan istri orang saat ini telah ditahan di sel tahanan khusus Propam.

Dia mengatakan, Polda NTT telah menerima laporan pengaduan dari suami Mardini Safitri (31), selingkuhan Polantas Bripka Fahmi. Dia menambahkan, Bripka Fahmi juga dilaporkan istri sahnya.

"Sudah diamankan selanjutnya akan diproses kode etik," ungkap Mega seperti dilansir GoNews.co dari Liputan6.com, Sabtu (13/10/2018).

Dia menegaskan, akan memberi sanksi tegas bagi seluruh anggota Polda NTT yang melanggar aturan hukum, serta meresahkan masyarakat. Apalagi kasus perselingkuhan.

"Kami akan tindak tegas anggota yang melanggar aturan, baik sidang disiplin dan kode etik, bahkan terhadap anggota yang kesalahannya fatal maka kami memberikan sanksi pemecatan tidak dengan hormat dari kesatuannya," tegas Mega.

Bripka Fahmi Alkatiri tertangkap basah berduaan dengan wanita idaman lain (WIL) bernama, Mardini Safitri di salah satu kos-kosan di wilayah Kalurahan Bakunase, Kecamatan Kota Raja, pada Kamis (11/10/2018) sekitar pukul 23.30 wita.

Proses pengebrekan diikuti suami Mardini Safitri bersama keluarga. Saat penggrebekan, pintu kamar kos tertutup dan lampu kamar pun padam.

Pintu pun digedor, namun tak ada jawaban dari dalam. Kurang lebih lima menit, pintu itu dibuka oleh oknum anggota polisi tersebut. Melihat kedatangan polisi bersama suaminya, Mardini sempat bersembunyi di kamar mandi.

Dari hasil pengeledahan di dalam kamar kos, anggota Propam mengamankan barang bukti pakian dalam perempuan yang tercecer di lantai.

Usai penggeledahan kedua pasangan selingkuh itu langsung dibawa ke Polda NTT untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh Propam Polda NTT.

Suami Mardini Safitri, yang enggan disebut namanya mengaku menyerahkan kasus perselingkuhan isterinya dengan anggota polisi itu kepada pihak berwenang. "Saya sudah buat laporan resmi di Polda NTT. Saya serahkan sepenuhnya ke penyidik," kata dia. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Hukum, Nusa Tenggara Timur

wwwwww