Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
21 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

20 Kg Sabu dan 50 Ribu Butir Pil Ekstasi Berhasil Diungkap Polda Riau

20 Kg Sabu dan 50 Ribu Butir Pil Ekstasi Berhasil Diungkap Polda Riau
Kamis, 25 Oktober 2018 16:22 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Peredaran 20 Kg sabu - sabu dan 50.000 butir pil ekstasi berhasil digagalkan oleh Polda Riau, dari salah satu jaringan narkoba terbesar di Riau.

Hal itu diungkapkan dalam Konferensi Pers Polda Riau, di Jalan Sudirman, Pekanbaru, Kamis, (25/10/2018).

Informasi Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo, tersangka bernama Frandeski Zuana alias Ongki (34) yang diamankan dirumahnya di Jalan Yos Sudarso, Sumatera Utara pada Selasa, 16 Oktober 2018 lalu. Barang bukti diselundupkan dengan modus membuat sekat dibagasi belakang mobil jenis Toyota Camry warna hitam. 

"Tersangka memasukkan narkoba jenis sabu kedalam tas hitam besar dan jenis ekstasi kedalam tas ransel warna merah merk Brubo Cavalli. Kedua tas itu kemudian disembunyikan dibagasi belakang mobil yang sudah dimodifikasi dengan dibuat sekat, sehingga tidak terlihat," ujar Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo dalam konferensi pers, didampingi Dirnarkoba Polda Riau Kombes Pol Hariono, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto dan Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto, serta jajaran lainnya.

Sementara itu, tersangka dikenakan pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati, atau hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. ***

wwwwww