Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
Metropolitan
14 jam yang lalu
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
2
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
2 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
3
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
1 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
4
Pieter Huistra Tegaskan PSS Siap Berjuang untuk Perbaiki Posisi di Klasemen
Sepakbola
1 jam yang lalu
Pieter Huistra Tegaskan PSS Siap Berjuang untuk Perbaiki Posisi di Klasemen
5
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
1 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
1 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Badminton

Banser Dibebaskan, Polisi Justeru Tangkap Uus, Pria yang Bawa Bendera Tauhid Saat Hari Santri

Banser Dibebaskan, Polisi Justeru Tangkap Uus, Pria yang Bawa Bendera Tauhid Saat Hari Santri
Polisi amankan Uus Sukmana pria yang bawa bendera tauhid di acara santri di Garut. (Foto:dok Polda Jabar)
Kamis, 25 Oktober 2018 19:32 WIB
JAKARTA - Uus Sukmana (34) diamankan polisi di Bandung, Jabar. Uus diketahui sebagai pria yang membawa bendera dengan kalimat tauhid saat perayaan hari santri di Garut.

Uus, pria asal Cibatu Garut ini diamankan pada Kamis (25/10) di Jalan Laswi, Bandung. Uus kini berada di Polda Jabar. Kapolres Garut AKBP Budi Satria kemudian sempat Uus dan berbincang dengannya.

Pria yang masih lajang itu diketahui pada perayaan hari santri 20 Oktober lalu di Garut, sempat dibawa Banser karena membawa bendera hitam dengan tulisan tauhid. Padahal saat hari santri itu, sesuai dengan kesepakatan hanya bendera merah putih saja yang boleh dibawa.

Saat itu Uus dibebaskan Banser, namun bendera yang dia bawa disita. Dan hingga akhirnya, berujung dibakar.

Pihak kepolisian belum bisa memberikan keterangan lengkap soal Uus ini. Polda Jabar yang dikonfirmasi hanya menegaskan bahwa keterangan lengkap akan segera diberikan.

"Nanti ya," kata Dirkrimum Polda Jabar Kombes Umar S Fana.

Umar sebelumnya memberi penjelasan, tiga orang anggota Banser yang membakar bendera itu tidak menjadi tersangka.

Polisi tidak menemukan niat buruk dari anggota Banser itu. Polisi, berdasarkan hasil penyidikan memastikan bahwa Banser itu membakar bendera karena mengira bendera itu lambang HTI.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Kumparan.com
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta, Jawa Barat
wwwwww