Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
3
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
8 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Jalan Penghubung Pangkalan Bunut dan Lubuk Emas Nyaris Putus Diterjang Banjir

Jalan Penghubung Pangkalan Bunut dan Lubuk Emas Nyaris Putus Diterjang Banjir
Kondisi jalan penghubung Kelurahan Pangkalan Bunut dan Desa Lubuk Emas, nyaris putus, Kamis (25/10/2018).
Kamis, 25 Oktober 2018 11:53 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALAN KERINCI - Jalan yang menghubungkan Kelurahan Pangkalan Bunut dan Desa Lubuk Emas, Desa Sungai Buluh di Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan nyaris putus akibat diterjang banjir, malam tadi.

Badan jalan penghubung kelurahan dan dua desa di Kecamatan Bunut tergerus oleh banjir.

Sekretaris Camat (Sekcam) Bunut, Norazid, Kamis (25/10/2018) mengatakan, nyaris putusnya akses jalan akibat Sungai Kapojan meluap.

"Akibat luapan sungai ini, kanan kiri badan jalan tergerus. Karena volume air cukup besar, akibatnya kanan dan kri box culvert tergerus," jelasnya.

Sekcam Norazid mengimbau kepada warga yang melintas di jalan ini agar lebih berhati-hati, lantaran kondisi jalan rawan terjadi kecelakaan.

"Akibat terjangan banjir luapan Sungai Kapojan, akses jalan tak bisa dilalui kendaraan roda empat. Sementara ini hanya kendaraan roda dua," tandasnya kepada GoRiau. ***

wwwwww