Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
18 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
20 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
20 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
20 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
18 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
9 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Badminton

Hanyut 1,5 Kilometer, Murid SD Ditemukan Meninggal di Sungai Batang Kamumuan

Hanyut 1,5 Kilometer, Murid SD Ditemukan Meninggal di Sungai Batang Kamumuan
Mayat Niko, korban hanyut di Batang Kamumuan, Durien Bukue, Kuranji Hulu, Sungai Garinggiang. (foto: ist/topsatu.com)
Minggu, 28 Oktober 2018 18:31 WIB
PARIK MALINTANG - Bocah bernama Niko (11) yang hanyut di aliran Sungai Batang Kamumuan, di daerah Durian Bukue, Nagari Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Garinggiang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar pada Sabtu (27/10) sore, akhirnya ditemukan.

Diberitakan topsatu.com, pelajar kelas lima SD itu ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar 1,5 Km di hiliran sungai, Minggu (28/10) pagi, sekitar pukul 09.00 Wib.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Padang Pariaman, Yendri Moenir,
menyebutkan, korban hanyut terbawa arus sungai ketika sedang asyik mandi-mandi bersama empat orang temannya. Teman-temannya sempat berusaha memberikan pertolongan.

Namun, karena derasnya arus sungai, korban yang belum pandai berenang akhirnya terlepas dan hilang. Petugas dari BPBD Padang Pariaman bersama-sama dengan masyarakat berupaya melakukan pencarian.

Proses pencarian berlangsung hingga Sabtu tengah malam. Karena tidak memungkinkan, pencarian sempat dihentikan dan kembali dilanjutkan, Minggu paginya.

Satuan polisi dan anggota TNI turut membantu pencarian, yaitu dengan melakukan penyisiran aliran sungai. Hingga akhirnya korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal. Jasadnya ditemukan sekitar 1,5 Km dari lokasi hilangnya. ***

Editor:arie rf
Sumber:topsatu.com
Kategori:Badminton, PON, Olympic, Sumatera Barat
wwwwww