Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
17 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
19 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
18 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
18 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
17 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
8 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Badminton

Miskomunikasi, Manajemen HK Minta Maaf Soal Pelarangan Wartawan Meliput Topping off Gedung Kejati Riau

Miskomunikasi, Manajemen HK Minta Maaf Soal Pelarangan Wartawan Meliput Topping off Gedung Kejati Riau
Seremonial topping off gedung baru Kejati Riau dihadiri oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Noor Rochmad, Kepala Kejati Riau Uung Abdul Syakur, Gubernur Riau terpilih Syamsuar, Kepala Divisi Hutama Karya Divisi Gedung Purnomo, Sekda Provinsi Riau Ahm
Minggu, 28 Oktober 2018 18:32 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - PT Hutama Karya, selaku kontraktor pembangunan gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, meminta maaf atas kejadian pelarangan wartawan akan meliput, seremonial Topping Off dalam rangka pembangunan gedung kantor Kejati Riau telah mencapai level struktur paling atas pada Sabtu (27/10/2018) kemarin, oleh sekuriti PT HK. 

Menurut manajemen proyek pembangunan gedung Kejati Riau, Wisnu Wardana, pihaknya tidak pernah melarang wartawan meliput kegiatan resmi pembangunan gedung Kejati. Apalagi kegiatan tersebut merupakan kegiatan resmi dari Pemprov Riau dan dihadiri oleh Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi.

"Pertama sebagai pribadi dan perusahaan kami minta maaf. Ini hanya miskomunikasi saja, bahkan ada beberapa wartawan yang masuk dalam acara Topping off itu," kata Wisnu.

Dijelaskan Wisnu, pihaknya telah memanggil komandan sekuriti dan sekuriti yang melarang wartawan masuk. Dan pihaknya telah memberikan sanksi kepada sekuriti yang bertugas saat acara Sabtu kemarin.

"Sanksi tentu kami berikan kepada pihak sekuriti itu, yang jelas kami tidak ada melarang wartawan masuk. Bahkan pada peletakan batu pertama pembangunan gedung kami mengundang wartawan, sekali lagi kami mohon maaf atas kejadian ini. Kedepan ini tidak akan terjadi lagi selagi mengikuti aturan, kami ingin proyek ini terkendali dan tepat waktu," kata Wisnu.

Sebelumnya, diberitakan empat wartawan yang terdiri media online dan media cetak dilarang masuk oleh sekuriti proyek pembangunan gedung Kejati Riau di Jalan Jenderal Soedirman Pekanbaru. Sekuriti tersebut memberikan alasan bahwa acara topping off gedung Kejati Riau merupakan acara internal. ***

Kategori:Voli, Riau, PON, Badminton
wwwwww