Miskomunikasi, Manajemen HK Minta Maaf Soal Pelarangan Wartawan Meliput Topping off Gedung Kejati Riau

Miskomunikasi, Manajemen HK Minta Maaf Soal Pelarangan Wartawan Meliput Topping off Gedung Kejati Riau
Seremonial topping off gedung baru Kejati Riau dihadiri oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Noor Rochmad, Kepala Kejati Riau Uung Abdul Syakur, Gubernur Riau terpilih Syamsuar, Kepala Divisi Hutama Karya Divisi Gedung Purnomo, Sekda Provinsi Riau Ahm
Minggu, 28 Oktober 2018 18:32 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - PT Hutama Karya, selaku kontraktor pembangunan gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, meminta maaf atas kejadian pelarangan wartawan akan meliput, seremonial Topping Off dalam rangka pembangunan gedung kantor Kejati Riau telah mencapai level struktur paling atas pada Sabtu (27/10/2018) kemarin, oleh sekuriti PT HK. 

Menurut manajemen proyek pembangunan gedung Kejati Riau, Wisnu Wardana, pihaknya tidak pernah melarang wartawan meliput kegiatan resmi pembangunan gedung Kejati. Apalagi kegiatan tersebut merupakan kegiatan resmi dari Pemprov Riau dan dihadiri oleh Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi.

"Pertama sebagai pribadi dan perusahaan kami minta maaf. Ini hanya miskomunikasi saja, bahkan ada beberapa wartawan yang masuk dalam acara Topping off itu," kata Wisnu.

Dijelaskan Wisnu, pihaknya telah memanggil komandan sekuriti dan sekuriti yang melarang wartawan masuk. Dan pihaknya telah memberikan sanksi kepada sekuriti yang bertugas saat acara Sabtu kemarin.

"Sanksi tentu kami berikan kepada pihak sekuriti itu, yang jelas kami tidak ada melarang wartawan masuk. Bahkan pada peletakan batu pertama pembangunan gedung kami mengundang wartawan, sekali lagi kami mohon maaf atas kejadian ini. Kedepan ini tidak akan terjadi lagi selagi mengikuti aturan, kami ingin proyek ini terkendali dan tepat waktu," kata Wisnu.

Sebelumnya, diberitakan empat wartawan yang terdiri media online dan media cetak dilarang masuk oleh sekuriti proyek pembangunan gedung Kejati Riau di Jalan Jenderal Soedirman Pekanbaru. Sekuriti tersebut memberikan alasan bahwa acara topping off gedung Kejati Riau merupakan acara internal. ***


GoNews Kejati Riau tak Temukan Kerugian Negara Pada Dugaan Korupsi Dana Profesi dan Tunjangan Pada Disdik Kuansing
GoNews Gedung Kejati Riau Senilai Rp129 Miliar Diresmikan Jaksa Agung
GoNews Walikota Pekanbaru Sebut Gedung Kejati Riau Berkontribusi dalam Kemajuan Pembangunan Kota Madani
GoNews Kasasi Ditolak, Pabrik PT LBPI di Rohul Segera Disita
GoNews Dugaan Bobolnya Duit Nasabah, Jaksa Panggil Kacab Bank BJB di Pekanbaru
GoNews Soal Progres Pembangunan Gedung Mapolda yang Diduga Belum Tuntas di Masa Perpanjangan Waktu, Ini Kata Komisi IV DPRD Riau
GoNews Meski Dikritik dan Gerogoti Uang Rakyat Riau, Penambahan Anggaran Gedung Kejati tidak akan Dibatalkan
GoNews Diduga Ikut Rambah Hutan, Polda Riau Limpahkan Berkas Tersangka PT Diamond
GoNews Sisa Pengerjaan Pembangunan Gedung Mapolda dan Kejati Riau Dibayar Tahun Ini
GoNews Kejati Riau Akhirnya Hentikan Penyidikan Dugaan Korupsi Tugu Antikorupsi
GoNews Plus Progres, HK Pastikan Pembangunan Gedung Baru Kejati Riau Terkendali dan Tepat Waktu
GoNews Ketua PWI Riau Kecam Tindakan Sekuriti HK Larang Liputan Toppping Off Gedung Baru Kejati
GoNews Oalah, Ada-ada Saja, Wartawan Dilarang Meliput Seremonial Topping Off Gedung Baru Kejati Riau
GoNews Meski Sanggup Danai Gedung Polda dan Kejati Rp 266 Miliar, Pemprov Riau Ngaku Desifit APBD Rp1 Triliun
GoNews Saat Pemprov Riau Biayai Gedung Polda dan Kejati Rp266 Miliar, Anak-anak di Inhil Harus Pertaruhkan Nyawa untuk Sampai di Sekolah
GoNews Sanggup Biayai Gedung Polda dan Kejati Riau Rp266 Miliar tapi Pemprov Belum Bayarkan Insentif ke-13, Dewan Kecewa
GoNews Berlanjut, Giliran Proyek Drainase Paket B Jalan Soekarno Hatta Diintai Kejari Pekanbaru
GoNews Kejaksaan Tinggi Kawal 116 Proyek Senilai Rp2 Triliun Lebih di Riau
wwwwww