Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
22 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
22 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
22 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
21 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
22 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
21 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Badminton
Liga 1 2018

Kemenangan Mitra Kukar Tidak Mudah Ungkap RD

Kemenangan Mitra Kukar Tidak Mudah Ungkap RD
Minggu, 28 Oktober 2018 23:51 WIB
Penulis: Azhari Nasution

TENGGARONG - Mitra Kukar FC kembali mendapatkan hasil positif pada Liga 1 2018. Kali ini, Naga Mekes mengalahkan PSIS Semarang dua gol tanpa balas di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kalimantan Timur, Minggu (28/10/2018).

Danny Guthrie memecah kebuntuan Mitra Kukar lewat eksekusi sepakan dari titik putih di menit 20. Satu gol lainnya diukir Septian David Maulana sepuluh menit sebelum pertandingan selesai.

Kemenangan tersebut ditanggapi dengan rasa senang pelatih Mitra Kukar Rahmad Darmawan. Menurutnya, timnya tidak mudah untuk meraih kemenangan karena terganjal berbagai faktor.

Satu di antaranya, pemain Mitra Kukar sempat mengalami demam satu hari sebelum laga digelar. Untungnya, kondisi tersebut tak membuat klub asal Tenggarong ini jadi gagal meraih poin penuh.

"Kemenangan yang tidak mudah, karena jujur saya harus memutar otak, pertama karena ada pemain yang terakumulasi kartu dan ada juga yang demam," kata pria yang karib disapa RD tersebut usai laga.

Mantan arsitek Sriwijaya FC ini melanjutkan cara meredam agresivitas para pemain PSIS. Ia menyebut timnya memainkan tempo permainan yang tidak terlalu cepat merupakan kuncinya.

"Memang saya menginginkan anak-anak tidak memberikan ruang kepada PSIS, dan itu efektif di babak pertama. Tapi di babak kedua mulai bocor dan PSIS memberi tekanan kepada kita. Untung anak-anak dapat fokus lagi," ujarnya.

Berkat tambahan tiga ini, Mitra Kukar menempati peringkat 11 klasemen. Bayu Pradana dan kawan-kawan meraup 35 poin dari 28 pertandingan yang sudah dimainkannya. ***

wwwwww