Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
20 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
13 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
12 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
13 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
13 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
20 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Sumatera Barat

Dari Masjid UIN Padang, Ketua DPD RI Sampaikan Belasungkawa Atas Insiden Lion Air JT 160

Dari Masjid UIN Padang, Ketua DPD RI Sampaikan Belasungkawa Atas Insiden Lion Air JT 160
Senin, 29 Oktober 2018 19:13 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PADANG - Ketua DPD RI, Oesman Sapta, menyampaikan rasa belasungkawa atas insiden jatuhnya pesawat Lion Air JT 160 tujuan Jakarta-Pangkal Pinang di perairan Karawang. Dirinya berharap masih ada korban yang selamat atas insiden tersebut.

Saya atas nama DPD RI di seluruh Indonesia mengucapkan turut berduka cita atas kecelakaan ini. Mudah-mudahan ada yang selamat, kita berharap yang terbaik saja," ucap Oesman Sapta dalam wawancara di UIN Imam Bonjol Padang (29/10).

Oesman Sapta berharap agar masyarakat tidak terlalu dini dalam menarik kesimpulan atas penyebab jatuhnya pesawat tersebut. Oesman Sapta berpendapat bahwa pesawat baru dioperasikan 800 jam dan untuk pilot sendiri memiliki pengelaman penerbangan lebih dari 6.000 jam.

Dia berharap agar penyelidikan insiden ini diserahkan pada pihak-pihak yang berwenang. Meskipun begitu, dirinya berharap agar seluruh maskapai penerbangan dapat meningkatkan standar keselamatan. Tujuannya agar insiden serupa tidak akan terjadi kedepannya.

"Kehati-hatian harus dilakukan oleh semua penerbangan sedunia sebelum berangkat. Kita ga tahu penyebabnya apa, harus diserahkan dulu untuk diperiksa, agar betul-betul kita dapat menemukan apa penyebabnya. Jangan dari sekarang kita menuduh yang macam-macam," pesan Senator asal Kalimantan Barat ini. ***

wwwwww