Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
18 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
16 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
19 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
19 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
21 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
18 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Angkut 3 Ton BBM, Kapal Motor Terbakar di Perairan Sungai Kampar

Angkut 3 Ton BBM, Kapal Motor Terbakar di Perairan Sungai Kampar
Salah satu ABK yang mengalami luka bakar dalam perawatan
Selasa, 30 Oktober 2018 13:31 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALAN KERINCI - Kapal Motor (KM) pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium terbakar di perairan Sungai Kampar, Desa Sungai Emas, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan.

Rencananya, 3 ton bahan bakar tersebut akan dibongkar di Desa Sungai Mas. Namun saat kapal baru merapat, tiba-tiba bensin meledak dan menimbulkan kebakaran.

"Akibat kebakaran itu, seluruh kapal terbakar habis," kata Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan, Selasa (30/10/2018).

Lanjutnya, peristiwa kebakaran yang terjadi pada Minggu malam, sekira jam 18.30 WIB mengakibatkan penumpang dan Anak Buah Kapal (ABK) mengalami luka bakar.

"Saat kapal terbakar ABK kapal Rizal, Aldi (20) dan Rijal (34) nahkoda kapal menyelamatkan diri dengan cara melompat ke sungai," ungkapnya.

Dijelaskan Kapolres, namun Aldi dan Rijal mengalami luka bakar dan saat ini sedang dirawat di Puskesmas Kuala Kampar sedangkan Rizal dan Anto selamat dan tidak mengalami luka.

"Dikarenakan arus air mengalami surut, kapal yang terbakar terbawa arus sampai ke depan Desa Sungai Sokoi. Saat ini proses sedang dalam penyelidikan," tandasnya kepada GoRiau. ***

wwwwww