Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
16 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
13 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
13 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
17 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
5
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
10 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
6
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
17 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
Home  /  Berita  /  Badminton

2019, UMP Riau Naik Jadi Rp2,6 Juta

2019, UMP Riau Naik Jadi Rp2,6 Juta
Rabu, 31 Oktober 2018 07:52 WIB
PEKANBARU - Pelaksana tugas Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim akhirnya menyetujui besaran hitungan Upah Minimum Provinsi Riau (UMP) tahun 2019 sebesar Rp2.662.025,63. Angka ini berdasarkan pengitungan yang dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Riau.

"UMP Riau tahun 2019 sudah diharmonisasi oleh Biro Hukum. Semua sudah oke dan tadi sudah saya tanda tangani SK penetapannya," ujarnya.

Menurut Wan Thamrin setelah ditetapkan maka awal November 2018 mendatang UMP sudah bisa diumumkan kepada masyarakat.

"Pengumuman awal bulan depan, yang jelas penetapan UMP semua sudah sesuai dengan aturan dan regulasi yang ada. Karena penetapan UMP tersebut sudah berdasarkan perhitungan PP 75 tahun 2015 tentang Pengupahan. Dimana pola pengitungannya menggabungkan inflasi dan kondisi ekonomi daerah," katanya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Riau Rasidin Siregar mengatakan SK penetapan yang sudah diteken pelaksana tugas gubernur dan sudah dikirim ke kabupaten dan kota se-Riau.

"SK itu sebagai acuan dewan pengupahan kabupaten dan kota untuk menetapkan UMK di masing-masing daerah," kata dia.

Besaran UMP Rp2,66 juta lebih ini akan menjadi pijakan bagi kabupaten dan kota yang ada di Riau untuk merumuskan upah minimum kabupaten dan kota, dengan metode dan pola sama, yakni berdasarkan hitung inflasi dan kondisi ekonomi daerah. Besaran UMP tersebut efektif berlaku 2019 nanti. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:akurat.co
Kategori:Ekonomi, Riau, Voli, Badminton
wwwwww