Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
10 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
11 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Kuansing Berencana Mekarkan Tiga OPD

Kuansing Berencana Mekarkan Tiga OPD
Sekda Kuansing Dianto Mampanini
Jum'at, 02 November 2018 09:41 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau sedang menggodok pembentukan tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru.

"Ranperda-nya sudah ada, tinggal menyampaikan ke DPRD lagi," ujar Sekda Kuansing Dianto Mampanini kepada GoRiau.com, Jumat (2/11/2018) pagi di Telukkuantan.

Adapun OPD yang akan dibentuk tersebut yakni Dinas Perkebunan yang saat ini masih menyatu dengan Dinas Pertanian. Kemudian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang masih bergabung dengan Satpo PP.

Terakhir, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) yang saat ini masih bergabung dengan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

"Dinas Perkebunan harus dibentuk karena di Dinas Pertanian sendiri sangat gemuk. Ada enam bidang, makanya akan kita mekarkan Dinas Perkebunan," ujar Dianto.

Untuk BPBD, sampai saat ini Kuansing menjadi satu-satunya kabupaten di Riau yang tidak memiliki BPBD. Sementara, Kuansing juga rawan bencana.

"Dana pusat untuk BPBD sangat besar. Selama ini, pemerintah pusat tak bisa menyalurkan ke Kuansing karena tak ada wadahnya," ujar Dianto.

Begitu juga dengan Disnaker. Menurut Dianto, sangat banyak persoalan tenaga kerja yang ada di Kuansing. Tentu harus ada OPD tersendiri dalam menangani persoalan tersebut. ***

Kategori:Voli, Riau, Badminton
wwwwww