Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
13 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
12 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
13 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Penertiban, Dishub Pelalawan Tempatkan Personil di Pintu Masuk KM 55 dan KM 5 Pangkalan Kerinci

Penertiban, Dishub Pelalawan Tempatkan Personil di Pintu Masuk KM 55 dan KM 5 Pangkalan Kerinci
Terlihat mobil patroli milik Dishub Pelalawan disiagakan di pintu masuk KM 55 Kota Pangkalan Kerinci
Jum'at, 02 November 2018 15:59 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALAN KERINCI - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pelalawan menempatkan personel di gerbang masuk KM 55 dan KM 5 Kota Pangkalan Kerinci.

Penempatan peronel ini, bertujuan untuk menertibkan kendaraan bertonase berat masuk ke jalan Kota Pangkalan Kerinci melalui KM 55 dan KM 5.

Kepala Dishub Kabupaten Pelalawan, Tengku Ridwan Mustafa menegaskan, lintasan jalan dalam kota tidak diperuntukkan bagi kendaraan bertonase besar.

"Petugas kita siagakan di dua titik tersebut. Memperingatkan kendaraan berat untuk tidak masuk jalan dalam kota," katanya kepada GoRiau.

Dijelaskannya, kendaraan bertonase lebih dari 8 ton dilarang melintas di jalan dalam kota. Kendaraan besar ini, diarahkan oleh petugas melewati Jalan Lintas Timur (Jalintim) Pelalawan.

"Karena jalan dalam kota ini tipe kelas tiga, tak sesuai untuk kendaraan berat. Petugas kita siagakan di titik lokasi itu, secara bergilir," jelasnya, Jumat (2/10/2018). ***

Kategori:Voli, Riau, PON, Badminton
wwwwww