Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
11 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
11 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
11 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

SD Marjinal yang Kondisinya Memprihatinkan di Tanjung Lajau Inhil Sulit Dapat Anggaran Perbaikan, Ini Alasannya..

SD Marjinal yang Kondisinya Memprihatinkan di Tanjung Lajau Inhil Sulit Dapat Anggaran Perbaikan, Ini Alasannya..
Jum'at, 02 November 2018 14:06 WIB
Penulis: Hermanto Ansam
TEMBILAHAN - Kondisi SDN Pembantu Naungan SDN 003, Dusun Beringin Jaya Desa Tanjung Lajau, Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra) Inhil, Riau yang sangat memprihatinkan hingga kini belum mendapat bantuan untuk pembangunan dari Pemkab Inhil.

Mengingat sekolah tersebut berstatus marjinal, membuat Pemkab Inhil melalui Dinas Pendidikan tidak bisa berbuat banyak.

"Awalnya sekolah itu mau ditutup karena jumlah muridnya hanya 13, itu sekolah marjinal, induknya SDN 003, jadi kalau ada bantuan pembangunan pun ya sekolah induk yang dapat, jelas Kepala Dinas Pendidikan Inhil," Rudyansah kepada GoRiau.com, Jumat (2/10/2018).

Seperti tahun ini, dijelaskan Rudi, SDN 003 mendapat bantuan pembangunan ruang kelas baru dari DAK, namun karena bantuan itu untuk sekolah induk, jadi tidak bisa diberikan kepada sekolah yang berada di bawah naungannya.

"Kita agak susah juga, karena bantuan SD induknya yang dapat, kalau dikasih ke SD marjinal bisa jadi temuan," lanjutnya.

Untuk itulah, dikatakan Rudi, pihaknya akan mencari solusi bagaimana agar bangunan sekolah tersebut bisa diperbaiki agar memberikan kenyamanan saat berlangsungnya proses belajar mengajar.

"Kita sedang pikirkan, salah satunya mungkin kami bisa mencari dana CSR dari perusahaan," tukas Rudi. ***

Kategori:Voli, Riau, Umum, Badminton
wwwwww