Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
23 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
2
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
23 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
3
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
8 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
4
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
5
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
9 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
6
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Ekonomi
13 jam yang lalu
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Home  /  Berita  /  Badminton

Bocah yang Diikat Ibunya ke Pohon di Lapangan Imam Bonjol Akhirnya Dibawa Satpol PP ke Dinas Sosial Padang

Bocah yang Diikat Ibunya ke Pohon di Lapangan Imam Bonjol Akhirnya Dibawa Satpol PP ke Dinas Sosial Padang
Bocah yang mengalami kelainan mental diikat ibunya ke pohon di lapangan Imam Bonjol, Padang. (foto: covesia.com)
Sabtu, 10 November 2018 21:58 WIB
PADANG - Aparat Satpol PP Kota Padang akhirnya membawa bocah yang diikat ibunya ke pohon ke Dinas Sosial setempat. Awalnya sang ibu tak mau menyerahkan anaknya tersebut meski telah diimingi uang sosial sebesar Rp 10 juta.

Seperti ditayangkan Patroli Indosiar, Sabtu (10/11/2018), ibu yang mengikat anaknya di pohon di kawasan pusat keramaian Padang, Sumatera Barat, itu sempat berdebat dengan petugas Satpol PP. Menurut sang ibu, buah hatinya ini adalah anak yang nakal dan suka mengambil dagangan orang lain.

Meski anaknya mengalami keterbelakangan mental, dia tak mau menyerahkan ke Dinas Sosial Kota Padang untuk dirawat. Hal ini dilakukannnya agar si ibu ingin selalu bersama sang anak.

Sang ibu mengaku, dia baru akan membuka ikatan itu pada malam hari selepas berjualan rokok dan air mineral keliling. Di pagi harinya, anak itu kembali diikat di pohon.

Anak berusia 6 tahun ini telah diikat sejak dua tahun lalu. Ironisnya, dia diikat di bawah pohon beringin di kawasan Lapangan Imam Bonjol, Padang, tak jauh dari kantor wali kota dan kantor kepolisian. Pengunjung yang iba seringkali memberi makan dan minum bocah itu. (lpc)

Editor:arie rf
Sumber:Liputan6.com
Kategori:Badminton, Olympic, Sumatera Barat
wwwwww