Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
9 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
10 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
11 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
11 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
11 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
7 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Badminton

Genjot PAD, Bapenda Minta 'Back Up' Kejari Kuansing

Genjot PAD, Bapenda Minta Back Up Kejari Kuansing
Bapenda Kuansing ekspos di depan Kajari Kuansing tentang berbagai persoalan regulasi tentang retribusi dan pajak, Senin (12/11/2018).
Senin, 12 November 2018 19:15 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kuantan Singingi (Kuansing), Riau meminta dukungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuansing terkait penataan dan evaluasi regulasi yang menjadi kendala untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Karena itu, Senin (12/11/2018), Bapenda Kuansing melakukan ekspos di depan Kajari Kuansing Hari Wibowo.

Dikatakan Jafrinaldi, Kepala Bapenda Kuansing, ada beberapa sumber pajak yang punya peluang besar untuk peningkatan PAD. Diantaranya, pajak reklame, restoran, air tanah, PBB, BPHTB dan pajak hiburan.

"Lagi-lagi, kita terkendala regulasi. Sehingga PAD tidak bisa maksimal. Karena itu, kita minta dukungan dari Kejari Kuansing dalam membuat regulasinya," ujar Jafrinaldi.

Sementara itu, Kajari Kuansing Hari Wibowo sangat mendukung langkah yang dibuat oleh Bapenda Kuansing. Terlebih kondisi saat ini, dimana sumber keuangan dari pusat selalu menurun setiap tahunnya.

"Kuansing harus mampu memaksimalkan berbagai pundi-pundi pendapatan daerah. Sehingga, target PAD bisa tercapai dan pembangunan berjalan lancar," ujar Hari. ***

Kategori:Voli, Riau, Badminton
wwwwww