Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
8 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
2
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
3
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
4
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
Hukum
8 jam yang lalu
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
8 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
7 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Badminton

Idap HIV dan TBC, Terdakwa Kasus Narkoba Seberat 5 Kg di Bengkalis Meninggal

Idap HIV dan TBC, Terdakwa Kasus Narkoba Seberat 5 Kg di Bengkalis Meninggal
Senin, 12 November 2018 19:34 WIB
Penulis: Ismail
BENGKALIS - Tahanan Kejaksaan Negeri Bengkalis inisial AS (43) yang dititipkan di Lembaga Pemasyaratan (Lapas) Kelas II A Bengkalis meninggal dunia. Ia meninggal karena mengidap sakit HIV dan TBC. 

Terdakwa kasus sabu-sabu seberat 5 kilogram tersebut menghembuskan nafas terakhir di Lapas Bengkalis, Sabtu (10/11/2018) sekitar pukul 12.00 WIB. 

Pria kelahiran Jakarta tinggal di Jalan Air Hitam Perumahan Orchid No 17 Garuda Sakti, Kelurahan Sungai Sibam, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru.

"Benar. Berdasarkan keterangan dokter, yang bersangkutan mengidap HIV dan TBC paru-paru," ungkap Iwan Roy Carles Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Bengkalis, Senin (12/11/2018).

Dikatakan Roy, bulan lalu pihaknya sempat membawa AS ke RSUD Bengkalis untuk mendapatkan perawatan. Di sana, yang bersangkutan dirawat inap selama satu minggu. 

"Jadi sekitar sebulan lalu sempat kita rawat di rumah sakit umum daerah selama satu minggu. Karena sudah pulih yang bersangkutan kita kembalikan ke Lapas, namun kemarin (Sabtu) saya dihubungi anggota yang bersangkutan sudah meninggal," terangnya. 

AS, imbuh Roy, dimakamkan di pemakaman umum Desa Senggoro. Pemakaman dilakukan pada Sabtu sore. 

Pihak keluarga, tambah Kepala Seksi Pidana Umum, sudah mengizinkan jasad almarhum dimakamkan di Bengkalis. 

"Kita berhasil kontak pihak keluarga dan keluarga mengizinkan untuk dimakamkan di Bengkalis. Karena juga keluarga tahu riwayat penyakitnya," ujar Iwan Roy Carles.

AS merupakan terdakwa dalam kasus 5 kilogram shabu. Dalam proses hukumnya, pihak JPU Kejaksaan Negeri Bengkalis menuntut pidana penjara seumur hidup dan diputus Pengadilan Negeri Bengkalis sesuai tuntutan kejaksaan. 

Tidak terima dengan putusan, AS mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru. JPU juga melakukan hal yang sama. 

"Kita tuntut seumur hidup, putus seumur hidup. Bersangkutan banding, kita banding, putusan PT turun 20 tahun penjara. Proses hukumnya saat ini masih jalan karena kita ajukan kasasi, " pungkas Iwan Roy. ***

wwwwww