Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
13 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
12 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
13 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Pemkab Kuansing Diminta Cepat Salurkan Benih Padi

Pemkab Kuansing Diminta Cepat Salurkan Benih Padi
Rabu, 14 November 2018 23:05 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Banjir yang melanda Kuantan Singingi (Kuansing), Riau awal November 2018 telah menghancurkan tanaman padi masyarakat. Kendati banjir merendam rumah warga selama lima hari, ternyata tidak dengan areal persawahan.

"Ada sebagian sawah masyarakat baru kering setelah seminggu pasca banjir. Akibatnya, tanaman padi yang baru saja ditanam mati," ujar Sastra Febriawan, Anggota DPRD Kuansing kepada GoRiau.com, Rabu (14/11/2018) di Telukkuantan.

Dikatakan Sastra, khusus di Kecamatan Pangean, masyarakat baru saja menanam padi. Kini, padi tersebut sudah busuk dan hanya sebagian kecil yang tersisa.

"Tanaman habis, sementara benih tidak ada lagi. Untuk itu, pemerintah harus cepat menyalurkan bantuan benih kepada masyarakat. Jika tidak, maka akan berdampak buruk terhadap perekonomian masyarakat. Kita tahu, bahwa padi yang ditanam untuk kebutuhan satu tahun. Bukan untuk dijual," papar Sastra.

Senada dengan itu, Sarjan M yang juga Anggota DPRD Kuansing, meminta pemerintah cepat tanggap dalam mengatasi benih padi.

"Di Kuantan Hilir Seberang hampir seluruhnya terendam. Kita tidak ingin terjadi gagal panen tahun ini. Mudah-mudahan, pemerintah segera menyalurkan bantuan benih," ujar Sarjan. ***

wwwwww