Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
13 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
12 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
13 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Sungai Indragiri Meluap, DPRD Riau Minta Pemkab Inhu Sigap Atasi Banjir

Sungai Indragiri Meluap, DPRD Riau Minta Pemkab Inhu Sigap Atasi Banjir
Ilustrasi (int)
Sabtu, 17 November 2018 20:54 WIB
Penulis: Nyimas Naima Azzuhra
PEKANBARU - Anggota Komisi V DPRD Riau, Husaimi Hamidi menilai, bahwa banjir merupakan bencana tahunan bagi beberapa daerah di Riau ketika memasuki musim hujan. Seperti banjir yang terjadi di Indragiri Hulu (Inhu) awal November lalu. 

Karena itu, ia meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhu cepat tanggap dan segera melapor ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) apabila terjadi banjir maupun bencana alam lainnya.

Politisi Partai PPP ini memaparkan, beberapa bantuan akan terkendala jika belum ada laporan daerah terkait masalah banjir. Akibatnya, Pemprov belum bisa mengambil langkah lanjutan.

"Laporan dari daerah ke provinsi itu cukup lambat. Sementara persyaratannya kan harus ada laporan dari kabupaten dulu baru bisa dibantu," paparnya di Pekanbaru, Sabtu (17/11/2018).

Husaimi juga mengatakan, kurang tanggapnya Pemkab terkait masalah ini akan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kembali menelan korban jiwa.

"Jangan tunggu ada korban lagi baru sibuk saling menyalahkan. Harus ada antisipasi dan sigap," tandasnya.

Sebelumnya, sejak awal November lalu, luapan Sungai Indragiri membuat beberapa kecamatan di Inhu dilanda banjir. Akibatnya, dua bocah meninggal dunia pada Sabtu (10/11/2018), ratusan rumah penduduk serta areal pertanian dan perkebunan warga di beberapa desa juga terendam.

Hingga Jumat (16/11/2018), banjir masih merendam sejumlah permukiman warga serta ruas jalan, dan memaksa warga harus menggunakan sampan di Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Inhu, Provinsi Riau. ***

wwwwww