Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
10 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
10 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Setelah Banjir, Nyamuk Kepala Putih Mulai Menyerang Warga Inhu

Setelah Banjir, Nyamuk Kepala Putih Mulai Menyerang Warga Inhu
Ilustrasi (int)
Minggu, 18 November 2018 01:03 WIB
Penulis: Jefri Hadi
RENGAT - Setelah banjir yang merendam ribuan rumah warga di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau mulai surut, kini giliran nyamuk berkepala putih yang menjadi momok besar bagi warga daerah itu.

Serangan nyamuk berkepala putih yang jenisnya belum teridentifikasi itu, tidak hanya ditemukan di lokasi bekas banjir, melainkan merata di seluruh wilayah Inhu.

"Tidak hanya menghisap darah, gigitan nyamuk kepala putih tersebut juga sangat ganas. Bahkan, setelah terkena gigitannya, korban langsung merasakan gatal dan pedih,'' keluh Dini (30), menceritakan kepada GoRiau.com, di Pematang Reba, Sabtu (17/11/1018).

Dikatakan Dini, serangan nyamuk kepala putih tersebut, hanya datang setiap kali musim banjir. Walau demikian, warga sangat khawatir akan dampak buruk yang dapat ditimbulkan nyamuk itu.

Dengan demikian, sebelum serangan nyamuk itu menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan warga, ibu satu anak itu meminta agar Pemerintah Daerah Inhu melalui Dinas Kesehatan untuk melakukan pencegahan dini peningkatan populasi nyamuk tersebut.

"Kita minta, Dinas Kesehatan Inhu dan UPT Puskesmas yang ada, untuk segera mengambil tindakan pencegahan populasi nyamuk kepala putih tersebut. Salah satunya tentu dengan cara melakukan fogging,'' tutupnya. ***

wwwwww