Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kehadiran BSANK Didukung PB/PP, Akademisi Hingga Presiden Astaf
Olahraga
18 jam yang lalu
Kehadiran BSANK Didukung PB/PP, Akademisi Hingga Presiden Astaf
2
Pendaftaran Wartawan Peliput PON XX Papua Diperpanjang
Olahraga
21 jam yang lalu
Pendaftaran Wartawan Peliput PON XX Papua Diperpanjang
3
Tim Catur Indonesia Patok Target Lolos ke Divisi Utama
Olahraga
21 jam yang lalu
Tim Catur Indonesia Patok Target Lolos ke Divisi Utama
4
Jelang Sidang Tahunan, MPR Gelar Rapid Test untuk Jurnalis
Politik
17 jam yang lalu
Jelang Sidang Tahunan, MPR Gelar Rapid Test untuk Jurnalis
5
Lima Pemain Absen Latihan Perdana Persik Kediri
Sepakbola
18 jam yang lalu
Lima Pemain Absen Latihan Perdana Persik Kediri
6
Pendiri Arema Bilang Arema FC Klub Rakyat
Sepakbola
18 jam yang lalu
Pendiri Arema Bilang Arema FC Klub Rakyat
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Diduga Ada 6 Bocah Korban Pelecehan Seksual Pelatih Kepala Dayung Riau

Diduga Ada 6 Bocah Korban Pelecehan Seksual Pelatih Kepala Dayung Riau
Senin, 19 November 2018 19:29 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Proses hukum kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh pelatih kepala dayung Riau berinisial MY masih terus berjalan. Tidak hanya dua, diduga kuat ada empat korban lainnya.

Hal ini diperkuat dengan penuturan Asmanidar SH selaku kuasa hukum para korban. Ia mengungkapkan, keempat korban yang saat ini dalam pendampingan P2TP2A Pekanbaru, yakni tiga bocah laki-laki dan satu perempuan.

"Tiga bocah laki-laki ini masing-masing berusia 15 tahun dan satu laki-laki berusia 11 tahun. Sedangkan bocah perempuan yang turut menjadi korban berusia 15 tahun," tuturnya.

"Saat ini, total ada enam bocah yang mengaku menjadi korban pelaku yang menggunakan modus mengimingi menjadi atlet dayung dengan, empat laki-laki dan dua perempuan," rinci Asmanidar.

Asmanidar melanjutkan, akibat ulah pelecehan seksual menyimpang dari pelaku, para korban yang masih di bawah umur mengalami trauma karena mendapat kekerasan seksual yang menyimpang.

"Dua korban yang melapor ke Polresta Pekanbaru beberapa waktu lalu, merupakan yang paling berat mengalami trauma dari perbuatan pelaku," sebutnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang oknum pelatih dayung berinisial MY alias Yana yang ditangkap Satreskrim Polresta Pekanbaru, Rabu (14/11/2018) atas dugaan pelecehan seksual terhadap dua anak di bawah umur.

Data yang diterima dari pihak kepolisian, penangkapan terhadap pria berusia 48 tahun itu bermula dari laporan keluarga korban pada tanggal 5 November dan 12 November 2018 ke Mapolresta Pekanbaru.

Dugaan pelcehan seksual ini terungkap setelah orangtua korban curiga dengan aktifitas anaknya yang nilai sekolahnya selalu menurun. Saat ditanya, korban akhirnya mengakui jika telah menjadi korban pelecehan oleh terlapor. ***


wwwwww