Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
20 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
13 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
14 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
14 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
13 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Badminton

Makna Surat Al-Maidah Diubah, DPRD Riau Minta Kemenag Kuansing Segera Selidiki

Makna Surat Al-Maidah Diubah, DPRD Riau Minta Kemenag Kuansing Segera Selidiki
Bagian surat yang diubah maknanya
Kamis, 22 November 2018 18:35 WIB
Penulis: Nyimas Naima Azzahra
PEKANBARU - Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Riau, Mansyur HS mengimbau agar Kementerian Agama (Kemenag) dan Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Kuantan Singingi untuk menyelidiki soal peredaran Al-Quran dengan makna dari Surat Al-Maidah ayat 51 yang telah diubah.

''Dulu (tahun 2016) kan sudah pernah beredar. Tetapi untuk menghindari polemik di masyarakat, kita minta kepada MUI Kabupaten Kuansing untuk menyelidikinya. Motifnya seperti apa," ujarnya kepada GoRiau.com melalui sambungan teleponnya, Kamis (22/11/2018) sore.

Legislator kelahiran 1963 ini juga meminta agar seluruh Al-Quran tersebut ditarik dari peredaran terlebih dahulu. Sebab, meskipun kasus seperti ini pernah terjadi sebelumnya, dan MUI memperbolehkan Al-Quran tersebut diedarkan, tetap saja hal ini nantinya akan menimbulkan pertanyaan di masyarakat.

"Semuanya ditarik dulu dari peredaran. Saya berharap agar pihak yang berwenang segera mendalami hal ini," tambahnya lagi.

Sebelumnya, Surat Al-Maidah ayat 51 pada Al-Quran yang dibagikan Pemkab Kuansing pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Rabu (21/11/2018) lalu ini diubah maknanya dari pemimpin menjadi teman setiamu.

Al-Quran ini diterbitkan oleh Forum Pelayan Al-Quran (Yayasan Pelayan Al-Quran Mulia), sudah mendapat tanda Tashih dari Kementerian Agama dan dihibahkan oleh PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP). ***

wwwwww