Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
21 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
15 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
18 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
19 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
15 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
22 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Sempat Mengungsi, Hari Ini Ratusan Warga di Sahilan Darussalam Mulai Kembali Huni Rumahnya

Sempat Mengungsi, Hari Ini Ratusan Warga di Sahilan Darussalam Mulai Kembali Huni Rumahnya
Pekarangan warga yang masih digenangi air
Sabtu, 24 November 2018 20:47 WIB
Penulis: Syawal Jose
BANGKINANG - Banjir di Desa Sahilan Darussalam, Kecamatan Gunung Sahilan mulai surut. Warga pun mulai kembali ke rumah yang sudah beberapa ditinggalkan.

Hari ini, Sabtu (24/11/2018) warga yang sempat mengungsi pun mulai kembali ke rumahnya yang sempat terendam. Namun halaman rumahnya masih terendam.

"Sebagian warga yang mengungsi sudah mulai kembali ke rumahnya masing-masing, walaupun halaman rumahnya masih terendam," kata Kepala Desa Sahilan Darussalam, Hendri Dunan kepada GoRiau.com melalui telepon genggamnya.

Hendri ini menyebutkan ada sebanyak sekitar 150 rumah yang terendam di desa tersebut akibat banjir karena meluapnya air sungai.

"Ada sekitar 150 rumah yang terendam akibat banjir. Ini karena kiriman air dari Sumatera Barat sehingga menyebabkan meluapnya air Sungai Subayang ke pemukiman warga, apalagi pengaruh tingginya curah hujan beberapa hari ini," kata Hendri.

Lebih lanjut ia mengatakan, warganya yang terkena banjir ini belum mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kampar. Dan ia selaku kepala desa setempat menghimbau warganya tetap siaga, karena cuaca tidak menentu.

Seperti diberitakan sebelumnya Kepala BPDB Kampar menyebutkan banjir di Sahilan Darussalam ini belum dengan status tanggap darurat. Kalau air naiknya meluas, baru akan berkoordinasi dengan pihak terkait atau kepada bupati untuk memberikan bantuan kepada korban bencana banjir tersebut. ***

wwwwww