Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
24 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
23 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
6
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Home  /  Berita  /  Badminton

Upayakan Jual Kelapa setelah Diolah, Bupati Inhil Sebut sedang Susun Strategi Setiap Desa Miliki Bumdes

Upayakan Jual Kelapa setelah Diolah, Bupati Inhil Sebut sedang Susun Strategi Setiap Desa Miliki Bumdes
Bupati Inhil HM Wardan saat menyampaikan sambutan pada Pesta Rakyat di Lapangan Gajahmada Tembilahan, Minggu (25/11/2018)
Minggu, 25 November 2018 19:48 WIB
TEMBILAHAN - Menyikapi harga jual kelapa bulat yang semakin anjlok, Bupati Inhil, HM Wardan mengaku Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil bukan hanya berdiam diri dan tidak memperdulikan permasalahan ini.

Hanya saja, untuk menstabilkan harga kelapa bukan wewenang dari Pemkab Inhil. Namun demikian, Pemkab terus mencari strategi agar petani tidak melulu menjual kelapa bulat, namun diolah terlebih dahulu.

"Kita terus berupaya secara maksimal untuk mencarikan solusinha. Yang jelas persoalan kelapa ini menjadi prioritas kita," ujarnya dihadapan masyarakat Inhil saat Pesta Rakyat di Lapangan Gajahmada Tembilahan, Minggu (25/11/2018).

Untuk itulah, dikatakannya, saat ini Pemkab tengah menyusun strategi agar setiap desa di Inhil memiliki Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang nantinya menjadi tempat pengolahan hasil kelapa.

"Kita upayakan, agar petani tidak lagi menjual kelapa secara utuh. Namun diolah dulu menjadi barang jadi atau setengah jadi," lanjut Bupati.

Ia mengharapkan, di tahun 2019, seluruh desa di Negeri Seribu Parit ini telah memiliki Bumdes.

"Sekarang kita sudah punya 100 Bumdes, semoga di tahun 2019, seluruh desa sudah memiliki Bumdes masing-masing," tukas HM Wardan. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Ekonomi, Riau, Voli, Badminton
wwwwww