Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
17 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
17 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
8 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
17 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
17 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Meski Sudah Diumumkan, Pemko Dumai Belum Terima SK Penetapan UMK dari Gubernur

Meski Sudah Diumumkan, Pemko Dumai Belum Terima SK Penetapan UMK dari Gubernur
Rabu, 28 November 2018 01:27 WIB
Penulis: Muhammad Ridduwan
DUMAI - Meski informasi besaran Upah Minimum Kabupaten dan Kota seluruh Riau sudah diumumkan dan tersebar luas, namun hingga kini, Pemerintah Kota Dumai belum menerima SK Penetapan UMK dari Gubernur Riau.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai M Nasir, Selasa (27/11/2018) mengatakan Pemerintah Kota Dumai belum menerima Surat Keputusan Gubernur terkait nilai Upah Minimum Kota (UMK) tahun 2019 yang lebih tinggi dari Upah Minimum Provinsi Riau.

''Hingga saat ini Pemerintah Kota Dumai masih menunggu SK penetapan UMK dari Gubernur Riau, dimana UMK naik menjadi Rp 3.118.453," kata jelasnya.

Muhammad Nasir juga mengatakan, UMK tersebut naik sekitar Rp 251 ribu setelah ditetapkan oleh Dewan Pegupahan Kota Dumai dan di SK kan oleh Gubernur Riau, dimana pada tahun 2018 ditetapkan sebesar Rp 2.866.655. ''Pemko Dumai juga nantinya akan melaksanakan sosialisasi terhadap kenaikan UMK ini,'' katanya.

Dikatakan, UMK tersebut sangat berpengaruh terhadap kesejahteraan karyawan termasuk juga pembangunan daerah, tak terkecuali infrastruktur. ''Misalnya, kita menganggarkan pembangunan jalan sepanjang 1 kilometer, dengan adanya kenaikan UMK ini hanya bisa direalisasikan kurang dari rencana awal, itu bisa terjadi," kata M Nasir.

Dikatakannya juga, pengaruh itu terjadi dikarenakan dalam perencanaan pembangunan biaya fisik terdapat analisa harga satuan upah terkait dengan UMK. ***

Kategori:Voli, Riau, Badminton
wwwwww