Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
10 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
15 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
8 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
5 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
6
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Sepakbola
5 jam yang lalu
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Home  /  Berita  /  Badminton

Otto Hasibuan Ingatkan Mahasiswa UIR agar Jadi Advokat yang Profesional, Ini Pesannya..

Otto Hasibuan Ingatkan Mahasiswa UIR agar Jadi Advokat yang Profesional, Ini Pesannya..
Kamis, 29 November 2018 19:43 WIB
Penulis: Rizki Ganda Sitinjak
PEKANBARU - Untuk menjadi seorang advokat yang memiliki sikap profesionalisme, mahasiswa jangan menyerah dengan keadaan formalitas karena antara teori dan praktek bisa saja berbeda, namun seorang advokat dapat berkreasi dalam hal ini.

Demikian pesan yang disampaikan Dewan Pembina Peradi Pusat Dr Otto Hasibuan,SH, MM saat memberikan materi pada Seminar ''Hukum Acara Perdata Antara Teori dan Praktek'' yang di taja oleh Himpunan Mahasiswa Hukum Perdata (Himadata) Fakultas Hukum, Kamis (29/11/2018). Hadir juga pada acara itu Asep Koswara,SH.,MH, Hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru.

''Profesi advokat adalah profesi yang terhormat/nobel. Jika ada yang menyimpang jangan menyalahkan profesi advokat tersebut tetapi lebih kepada oknumnya yang melakukan penyimpangan. Profesi yang nobel itu harus tertanam di dalam hati setiap advokat dan harus dijaga teguh,'' ungkap Otto Hasibuan.

Otto juga mengatakan, menjadi advokat yang profesional, jangan sekali-kali menghianati klien, jangan membedakan keadaan ekonomi, suku, kedudukan sosial, politik dan sebagainya.

"Seorang advokat seharusnya independen. Banyak orang berpikir bahwa advokat tidak perlu memiliki kepintaran, banyak pejabat / pemerintah berpikir bahwa undang-undang advokat adalah untuk kepentingan advokat, justru sebaliknya undang-undang advokat ditujukan untuk orang yang mencari keadilan/rakyat,'' lanjut Otto Hasibuan.

Pada kesempatan itu, Otto juga mewanti-wanti mahasiswa yang berniat jadi advokat untuk tidak mencari kekayaaan tetapi harus memiliki tujuan yang baik. ''Banyak orang ketika ditanyakan mengapa ingin menjadi advokat, karena ingin memiliki Lamborghini, seharusnya tidak. Sebagai seorang advokat ketika bertemu dengan klien harus dengan tujuan yang baik,'' tutup Otto Hasibuan. ***

Kategori:Umum, Riau, PON, Badminton
wwwwww