Kontes Sapi yang Diikuti 48 Peserta, Bentuk Keberhasilan Bidang Peternakan di Wilayah Kabupaten Siak

Kontes Sapi yang Diikuti 48 Peserta, Bentuk Keberhasilan Bidang Peternakan di Wilayah Kabupaten Siak
Rabu, 05 Desember 2018 12:58 WIB
Penulis: Ira Widana
SIAK - Untuk pertama kalinya, gelaran kontes ternak Kabupaten Siak 2018 diikuti sebanyak 46 kontestan dari 12 Kecamatan se-kabupaten Siak. Kegiatan ini dipusatkan di pasar hewan Seminai Jaya, Kecamatan Kerinci Kanan (04/12/2018).

Semua kontestan sapi ini mengikuti proses penilaian yang dilaksanakan oleh Kementrian Pertanian direktorat jenderal Peternakan dan kesehatan hewan RI serta tim dari Provinsi Riau, baik secara kuantitatif maupun kualitatif.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Siak, drh Susilawati, bahwa setiap tahunnya penilaian terhadap hewan ternak terus dilakukan. Hanya saja biasanya tim dari Dinas Peternakan dan Perikanan yang turun langsung ke masing-masing kandang ternak.

"Biasanya kita lakukan penilaian turun ke kandang, tapi kali ini kita bikin berbeda. Harapan kami kedepan antusiasme para peternak sapi menjadi semangat sehingga tahun depan seluruh kecamatan di Kabupaten Siak ikut andil dalam kegiatan ini, dan pada akhirnya melahirkan bibit bibit unggulan di kabupaten Siak," jelasnya.

Adapun untuk penilaian yang dilakukan kepada kontestan berasal dari beberapa kategori, diantaranya sapi jantan maupun sapi betina hasil inseminisasi buatan (IB), sapi IB non Bali dan penilaian anak sapi dari hasil Embrio transfer (bayi tabung).

Kacamatan yang mengikuti kontes tersebut diantaranya Kecamatan Bungaraya, Dayun, Siak, Mempura, Pusako, Koto Gasib, Kerinci Kanan, Lubuk Dalam, Minas, Kandis, Sei Mandau dan Kecamatan Tualang.

"Dari hasil penilaian tim dewan juri juara umum kontes ternak tingkat Kabupaten Siak tahun 2018 diperoleh Kecamatan Kandis. Dan pak Bupati juga tadi hadir langsung melihat kontes sapi ini seperti apa," kata Susi.

Sementara itu, Bupati Siak mengatakan kontes ternak yang dilaksanakan ini merupakan wadah keberhasilan bidang peternakan di Kabupaten Siak, guna meningkatkan produktivitas ternak dengan penerapan sistem management pemeliharaan, pengelolaan ternak dan management produksi yang baik.

Bupati menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi cermin keberhasilan program Pemerintah Pusat yang didukung oleh Pemkab Siak melalui UPSUS SIWAB (upaya khusus sapi atau kerbau induk wajib bunting) dimana tahun ini merupakan tahun kedua pelaksanaannya di Kabupaten Siak.

"Saat ini, Kabupaten Siak menjadi salah satu daerah dengan potensi peternakan yang sangat besar dan memiliki 311 kelompok ternak yang terdiri dari 2.661 rumah tangga tersebar di 14 Kecamatan," lanjutnya.

Perwakilan Kementrian Pertanian Direktorat Jenderal Perternakan dan kesehatan hewan RI yang hadir juga memberikan apresiasi kegiatan kontes ternak ini.

Selain sebagai upaya memberikan semangat bagi para peternak sapi, kegiatan ini juga mendukung program Nasional dalam memenuhi kebutuhan daging di dalam Negeri. ***

wwwwww