Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
Metropolitan
16 jam yang lalu
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
2
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
3 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
3
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
3 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
4
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
3 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
5
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
3 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
3 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

3 Ton Limbah Medis RSUD Selasih Pelalawan Menumpuk

3 Ton Limbah Medis RSUD Selasih Pelalawan Menumpuk
Pengangkutan sebagian sampah medis di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci
Kamis, 06 Desember 2018 10:55 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALAN KERINCI - Tumpukan sampah medis di lokasi fasilitas pengolahan limbah bahaya berbahaya dan beracun RSUD Selasih, Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau, belum seluruhnya diangkut oleh pihak ketiga untuk dimusnahkan.

Diperkirakan lebih dari 3 ton sampah medis dibiarkan menumpuk. ''Iya, belum diangkut,'' ungkap Direktur RSUD Selasih Pangkalan Kerinci, dr Zul Anwar saat dikonfirmasi GoRiau.com, Kamis (6/12/2018).

Ia mengungkapkan, pihaknya sudah ada ikatan perjanjian dengan pihak ketika terkait pengangkutan sampah medis tersebut. ''Untuk pengangkutan sampah medis ini, sudah ada perjanjian dengan pihak ketiga," ucapnya.

Diberitakan media ini sebelumnya, sampah medis yang menumpuk cukup lama di lokasi fasilitas pengolahan limbah berbahaya dan beracun RSUD Selasih, baru sebagian yang telah diangkut oleh pihak ketiga.

Sebagian lagi, pengangkutan sampah medis oleh pihak ketiga akan dilanjutkan setelah dana yang dianggarkan melalui APBD Perubahan 2018 cair.

''Memang, kemarin belum semuanya terangkut. Baru 1,7 ton dan masih tersisa sekitar 3 ton,'' kata Direktur RSUD Selasih Pangkalan Kerinci, Zul Anwar, Jumat (12/10/2018).

Dikatakannya, sejauh ini sudah ada kesepakatan dengan pihak ketiga terkait pengelolaan sampah medis tersebut.

''Pengangkutan sampah medis akan dilanjutkan oleh pihak ketiga sesudah APBD Perubahan cair. Sudah ada kesepakatan dengan pihak ketiga, tinggal pelaksanaan," jelasnya kepada GoRiau.

Limbah medis RSUD Selasih sempat dibiarkan menumpuk sejak tahun 2017 lalu. Sampah medis menumpuk lantaran incinerator atau alat pemusnah sampah medis belum memiliki izin.

Tidak hanya itu, dana kerjasama dengan pihak ketiga yang dianggarkan melalui APBD Perubahan 2018, belum juga cair. ***

Kategori:Voli, Riau, PON, Badminton
wwwwww