Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
Politik
13 jam yang lalu
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
2
Anggaran Peningkatan Prestasi Olahraga 2 Triiun
Sepakbola
16 jam yang lalu
Anggaran Peningkatan Prestasi Olahraga 2 Triiun
3
Leicester City Lawan Crystal Palace, Sajikan Laga Ketat
Sepakbola
15 jam yang lalu
Leicester City Lawan Crystal Palace, Sajikan Laga Ketat
4
Lawan Manchester United, Bournemouth Unggul di Bola Mati
Sepakbola
15 jam yang lalu
5
Target Lolos Liga 1, Babel Muba United FC Terus Lengkapi Pasukan 
Sepakbola
15 jam yang lalu
Target Lolos Liga 1, Babel Muba United FC Terus Lengkapi Pasukan 
6
Salah Satu Kasus Covid-19 di Kampar Merupakan Dokter Puskesmas di Pekanbaru
Kesehatan
20 jam yang lalu
Salah Satu Kasus Covid-19 di Kampar Merupakan Dokter Puskesmas di Pekanbaru
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Menlu Retno: Promosikan Potensi Daerah di RDM

Menlu Retno: Promosikan Potensi Daerah di RDM
Menlu Retno Marsudi saat memberikan keterngan pers di Bali. (GoNews.co)
Jum'at, 07 Desember 2018 14:10 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
BALI - Banyaknya potensi daerah perlu dipromosikan. Untuk menjembatani hal tersebut dapat dilakukan di Regional Diplomatic Meeting (RDM).

Hal ini diutarakan Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi, di Hotel The Stones, Kuta, Badung, Bali (7/12).

"Potensi daerah kita banyak, kita perlu promoisikan. Tadi saya sampaikan bahwa pertemuan sekarang ini (RDM-red), merupakan pertemuan yang dapat menjembatani networking antara para kepala daerah dengan para duta besar asing di Indonesia," ujarnya.

Di Kementerian yang ia pimpin kata Retno, ada acara rutin yang dilakukan yaitu update dari Provinsi, Kota dan Kabupaten. Kemenlu bekerjasama untuk sama-sama mempresentasikan potensi dari daerah.

"Karena pada saat kita bicara ekspor, investasi peran kepala daerah ini sangat penting," ungkapnya. 

Masih kata Retno, Presiden Joko Widodo  selalu menekankan ekonomi setiap negara akan kuat jika ekspornya kuat dan investasinya banyak untuk menjadi pendamping dari dana apbn untuk pembangunan.

"Persaingan saat ini kuat sekali, bukan hanya dari negara-negara maju tetapi juga negara berkembang. Dengan negara maju biasanya saling melengkapi atau komplementer, dengan negara berkembang kita bisa bersaing karena produknya sama," paparnya.

Oleh karena itu, lanjut Retno, barang Indonesia harus kompetitif. Kemudian untuk menarik wisatawan, misalnya, produk-produk Indonesia tidak hanya destinasinya saja. "Destinasi bisa bagus tapi kalau tidak dikemas, maka kita akan bersaing ketat dengan negara lain demikian juga dengan investasi," terangnya.

"Oleh sebab itu, perlu ada perubahan kuktur yang betul-betul harus kuat, dalam artian, birokrasi kita harus disederhanakan, good goverment harus kita lakukan. Semuanya demi agar kita menjadi kompetitif agar kita mendapatkan bagian dari ekonomi dunia yang cukup besar," pungkasnya.***


wwwwww