Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
5 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
5 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
5 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
4 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Badminton

Digerebek Polisi dan TNI, Germo Prostitusi Anak di Bawah Umur di Bukittinggi Terkencing di Celana

Digerebek Polisi dan TNI, Germo Prostitusi Anak di Bawah Umur di Bukittinggi Terkencing di Celana
Petugas saat mengamankan gadis muda yang dijual pelaku germo di Bukittinggi. (foto: iNews/Wahyu Sikumbang)
Jum'at, 21 Desember 2018 10:19 WIB
BUKITTINGGI - Polres Bukittinggi dan Kodim 0304 Agam berhasil mengungkap kasus prostitusi yang melibatkan anak di bawah umur di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (20/12/2018).

Dalam penangkapan itu, petugas mengamankan seorang germo dan gadis muda yang dijadikan pekerja seks komersial (PSK) saat akan melayani calon pelanggannya.

Seperti dilansir iNews.id, saat penangkapan tersebut pelaku yang sudah menjadi incaran petugas tak bisa berkutik, bahkan terkencing di celana karena ketakutan.

Kronologi berawal saat salah satu petugas menyamar menjadi seorang pelanggan dan mengontak germo yang menjadi target sasaran. Mereka membuat janji temu di salah satu hotel yang menjadi lokasi TKP.

Selanjutnya petugas yang menyamar jadi pelanggan menyerahkan uang kepada germo senilai Rp800.000 dan membawa PSK tersebut ke dalam kamar yang sudah dipesan. Saat itulah dilakukan penangkapan beserta barang bukti kepada pelaku germo yang kebingungan dan hanya bisa pasrah.

Petugas selanjutnya datang ke lokasi kamar dan mengamankan gadis muda tersebut. Mereka kemudian dibawa untuk kepentingan penyelidikan.

“Kami menangkap pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) berinisial AP dan seorang PSK. Informasi ini kami terima dari Dandim 0304 Agam sehingga anggota intel Kodim memberi kami informasi dan ikut bersama-sama dalam pengakapan ini,” ujar Kepala Unit Tindak Pidana Tertentu Satreskrim Polres Bukittinggi Ipda Ishar Siregar, Kamis (20/12/2018).

Pengakuan pelaku AP, dia menjual wanita muda seharga Rp500.000 hingga Rp1 juta untuk sekali hubungan badan. Ditengarai, dirinya sudah banyak menjual gadis di bawah umur kepada para lelaki hidung belang.

Hasil transaksi, pelaku AP sebagai germo menerima hasil lebih besar dibanding para PSK-nya. Dia kini ditahan dan dijerat Pasal 2 Undang-Undang (UU) Nomor 21 Tahun 2017 tentang Perdagangan Orang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. ***

Editor:arie rf
Sumber:iNews.id
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, Sumatera Barat
wwwwww