Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
20 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
18 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
23 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
20 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Badminton
LIGA 1 2019

PSS Sebut Kick-Off Idealnya Sebelum April

PSS Sebut Kick-Off Idealnya Sebelum April
Sabtu, 22 Desember 2018 21:37 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SLEMAN - Klub PSS Sleman rupanya sudah tidak sabar untuk segera bermain di kompetisi kaste terelite. Tim promosi itu menginginkan Liga 1 2019 diselenggarakan sebelum Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada April 2019.

Dengan begitu kompetisi bisa digelar mulai pertengahan Maret atau awal April. Jika baru diselenggarakan mulai Mei 2019, waktu pelaksanaan dinilai mepet, sehingga akan berdampak kepada jadwal yang padat.

"Kalau digelar Mei dan selesai Desember, maka durasi kompetisi hanya tujuh bulan. Jadwal pertandingan pasti merayap," kata Sismantoro, manajer PSS.

Soal pihak kepolisian sulit memberikan izin keramaian pertandingan sepak bola di tengah hiruk pikuk Pileg dan Pilpres, manajemen PSS meyakini pasti ada solusi. Asalnya semua dibicarakan secara bersama-sama.

"Sejatinya tidak akan banyak berpengaruh dengan agenda politik. Jadi bisa dicarikan solusinya," ujar Sismantoro. ***

wwwwww