Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kerangkat Tim Persela Sudah Terbentuk Kata Nil Maizar
Sepakbola
18 jam yang lalu
Kerangkat Tim Persela Sudah Terbentuk Kata Nil Maizar
2
FSP Sinergi BUMN Pastikan Kawal Klasterisasi BUMN dan Ciptaker
Ekonomi
23 jam yang lalu
FSP Sinergi BUMN Pastikan Kawal Klasterisasi BUMN dan Ciptaker
3
HNW: Pencabutan Klaster Pendidikan Bukti RUU Ciptaker Bermasalah
MPR RI
22 jam yang lalu
HNW: Pencabutan Klaster Pendidikan Bukti RUU Ciptaker Bermasalah
4
TPS Keliling Riskan Kecurangan, DPR Minta Pemerintah Kaji Ulang
DPR RI
23 jam yang lalu
TPS Keliling Riskan Kecurangan, DPR Minta Pemerintah Kaji Ulang
5
PKS Gelar Lomba Pidato Biografi Tokoh Bangsa
DPR RI
23 jam yang lalu
PKS Gelar Lomba Pidato Biografi Tokoh Bangsa
6
Bima Sakti Pertajam Kekompakan Timnas U 16 Indonesia
Sepakbola
24 jam yang lalu
Bima Sakti Pertajam Kekompakan Timnas U 16 Indonesia
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Tak Ingin Hamburkan Uang, Caleg Gerindra Asal Gorontalo Pakai Karung buat Baliho

Tak Ingin Hamburkan Uang, Caleg Gerindra Asal Gorontalo Pakai Karung buat Baliho
Minggu, 13 Januari 2019 16:41 WIB
GORONTALO - Niswadi Esa (38) memiliki cara unik untuk mempromosikan dirinya sebagai caleg. Ia menggunakan karung bekas sebagai alat peraga kampanye (APK).

Esa merupakan caleg yang diusung Gerindra untuk DPRD Kabupaten Gorontalo. Penggunaan karung sebagai APK juga dilatarbelakangi kurangnya kemampuan finansial Esa.

"Baiknya uang dipergunakan ke hal-hal yang positif. Baliho dari karung bekas guna mengurangi sampah," ujar Esa seperti dilansir GoNews.co dari detik.com

Sehari-hari Esa bekerja sebagai petani. Esa menyebut ada 105 lembar karung bekas yang bertulis namanya diikat pada dua pohon yang tersebar di empat kecamatan yang menjadi daerah pemilihannya.

"Sejak ditetapkan sebagai calon anggota legislatif, saya hanya menggunakan karung bekas. Daripada baliho menjadi sampah, lebih baik sampah jadi baliho. Karung bekas jadi baliho, bagaimana politik itu tersampaikan kepada masyarakat," ucapnya.

Pemasangan baliho dengan karung juga ditanggapi Panwas Kecamatan Telaga Biru, Danil. Ia menyatakan, selama pemasangan baliho tidak melanggar aturan, pihaknya tidak mempermasalahkannya.

"Kalau wilayah Kecamatan Telaga Biru, kalau dipasang di tempat yang dilarang, akan kami tertibkan. Baiknya jangan dipasang di pohon yang ada di pinggir jalan. Alangkah baiknya dipindahkan," jelas Danil.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:detik.com
Kategori:Gorontalo, Politik, Pemerintahan, Peristiwa, GoNews Group

wwwwww