Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
21 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
21 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
21 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Pria Ngaku 'Tuhan' Duduki Alquran, MUI: Obati Kalau Sakit Jiwa

Pria Ngaku Tuhan Duduki Alquran, MUI: Obati Kalau Sakit Jiwa
Kamis, 17 Januari 2019 16:53 WIB

SUKABUMI - Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi M Kusoy bereaksi soal kemunculan sosok pria yang mengaku sebagai tuhan dan nekat menduduki Alquran. Kusoy menduga kuat lelaki tersebut mengalami gangguan kejiwaan.

"Itu bukan aliran sesat, kufur semodel Firaun yang dengan congkak mengucap dan mengakui sayalah Tuhan, sayalah Allah. Cuma bedanya Firaun adalah raja, dan yang ini ODGJ atau gangguan jiwa bukan pengikut aliran sesat," kata Kusoy melalui sambungan telepon dengan detikcom, Kamis (17/1/2019).

Pria bernama Abud Lakum Dinukum Waliyadin alias Empud bikin gempar Sukabumi. Video pernyataan Abud mengaku tuhan dan ulahnya menduduki Alquran itu viral di media sosial .

"Sudah di luar kodrat, tinggal kita yang waras untuk tidak mudah terprovokasi," ucap Kusoy menegaskan.

Dia mengajak semua pihak untuk menahan diri dan menunggu kejelasan informasi. Kusoy mengapresiasi langkah polisi yang mengamankan pria tersebut.

"Jangan terlalu serius disikapi. Kalau memang dia sakit secara kejiwaan, obati. Kita juga berterima kasih kepada pihak kepolisian yang telah bekerja cepat mengamankan pria tersebut untuk mencegah kesimpangsiuran informasi di media sosial. Karena sebelumnya memang sempat ramai karena lokasinya memang di Sukabumi," tutur Kusoy.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, Jawa Barat
wwwwww