Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
21 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
21 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
21 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Pria Mengaku Tuhan Ngamuk dan 'Pingsan' di Markas Polisi

Pria Mengaku Tuhan Ngamuk dan Pingsan di Markas Polisi
Kamis, 17 Januari 2019 16:49 WIB
SUKABUMI - Pria bernama Abud Lakum Dinukum Waliyadin alias Empud mengamuk di Mapolresta Sukabumi. Dia juga pura-pura pingsan saat akan dibawa polisi untuk menjalani pemeriksaan medis di Rumah Sakit R Syamsudin SH Kota Sukabumi. Empud bikin gempar lantaran mengaku Tuhan dan berulah menduduki Alquran.

Empud awalnya semringah sewaktu keluar dari ruang Unit III Satreskrim Polres Sukabumi Kota. Dia mengira akan dilepaskan polisi.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo mencoba berkomunikasi dengan Empud. Omongan melantur terus meluncur dari pria yang mengaku berusia 1719 tahun itu.

Mengetahui hendak masuk ambulans saat digiring polisi, Empud berontak lalu berupaya melepaskan diri dari pegangan Susatyo. Sejumlah anggota menahan dan menyergap tubuh Empud yang meronta.

"Embung urahmah embung ka rumah sakit, sieun, (Enggak mau ke rumah sakit, takut)," teriak Empud.

Polisi lainnya mencoba menenangkan, namun hal itu tidak meredakan amukan Empud. Lantaran kalah tenaga, Empud sempat menghentikan perlawanan. Lalu dia berakting pingsan di halaman depan Mapolresta Sukabumi.

"Kita akan membawa Empud ini untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan di rumah sakit. Kita ingin memastikan apakah kondisi jiwanya stabil," kata Susatyo.

Beberapa anggota memaksa Empud masuk ke dalam ambulans. Lelaki tersebut pasrah. Ambulans langsung tancap gas menuju RSUD Syamsudin.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, Jawa Barat
wwwwww