Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
11 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
9 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
19 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
8 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton

Seknas Garbi Segera Investigasi Munculnya Spanduk 'Garbi Ormas Haram'

Seknas Garbi Segera Investigasi Munculnya Spanduk Garbi Ormas Haram
Jum'at, 18 Januari 2019 00:31 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Jubir Sekretariat Nasional (Seknas) Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi), Mohammad Irfan, memastikan pihaknya tengah menelusuri aktor-aktor yang terlibat dalam pembuatan dan pemasangan spanduk penolakan PKS terhadap Garbi.

Irfan menduga, spanduk tersebut dimaksudkan untuk menggembosi suara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menuju Pileg 2019, menggunakan tangan Garbi.

"Sedang diinvestigasi," kata Irvan saat dihubungi, Kamis (17/01/2019) malam.

"Si pembuat kemungkinan hanya berupaya mengadu domba antara PKS dengan Garbi karena Garbi adalah ormas yang baru muncul dan tidak terkait parpol manapun," Ia menambahkan.

Kehadiran Garbi, kata Irfan, merupakan wujud pemenuhan hak setiap warga negara untuk berserikat dan berkumpul yang dijamin oleh konstitusi. "Selama taat dengan peraturan dan perundangan yang berlaku," katanya.

Sebelumnya, foto beberapa spanduk berisi pernyataan menentang keras kehadiran Garbi beredar di jejaring perpesanan instan, Whatsapp dan media sosial. Kalimat "Garbi Ormas Haram", tertulis pada salah satu spanduk itu.

Dalam foto tersebut, spanduk itu dipampang di jembatan penyebarangan orang (JPO) di Jakarta. Pada salah satu spanduk, terpampang logo PKS, partai yang menjadi gerbong politik Fahri Hamzah dan Anis Matta sebelum keduanya menggagas Garbi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww