Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
Politik
15 jam yang lalu
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
2
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
Ekonomi
17 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
3
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
Umum
22 jam yang lalu
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
4
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
Hukum
23 jam yang lalu
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
5
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
Kesehatan
20 jam yang lalu
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
6
Detik-detik Jenazah PDP Corona di Sumsel Jatuh Saat akan Dikuburkan
Peristiwa
18 jam yang lalu
Detik-detik Jenazah PDP Corona di Sumsel Jatuh Saat akan Dikuburkan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Dugaan Penganiayaan, Kader PBB Resmi Dilaporkan ke Polisi

Dugaan Penganiayaan, Kader PBB Resmi Dilaporkan ke Polisi
Tim Advokat PAS Lantang bersama Ali Wardi dan Ridwan Umar (korban) beserta saksi, tiba di Polres Jakarta Selatan pada Senin (21/01/2019) sekira pukul 14.00 WIB. (Dzulfiqar/GoNews.co)
Senin, 21 Januari 2019 15:01 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Habib Novel Bamukmin dan timnya di Advokat PAS Lantang, mendampingi pelaporan kader PBB, Ali Wardi dalam dugaan peganiayaan yang diduga dilakukan oleh Sinyo, caleg PBB yang disebut-sebut sebagai loyalis Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra.

Tim Advokat PAS Lantang bersama Ali Wardi dan Ridwan Umar (korban) beserta saksi, tiba di Polres Jakarta Selatan pada Senin (21/01/2019) sekira pukul 14.00 WIB.

Ali Wardi mengatakan, peristiwa terjadi usai gelaran rapat pleno Partai Bulan Bintang (PBB) di kantor DPP PBB, Jl. Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, sekira waktu Isya pada Sabtu (19/01/2019).

"Saat saya di dalam (DPP) - di lorong, pundak saya ditepuk dan ditanya, 'Ali Wardi?'. Belum sempat saya jawab saya sudah dipukul," tutur Wardi.

Dugaan sementara, kejadian ini adalah wujud perlawanan Sinyo kepada Ali Wardi karena sosok Ali Wardi yang dikenal vokal menyuarakan dukungan kepada Paslon 02 dalam Pilpres 2019.

"Sebelumnya, saya memang sering diteror. Lewat telepon, whatsapp dan banyak lah," kata Wardi.

Novel Bamukmin mengatakan, kejadian kekerasan seperti ini tidak semestinya terjadi di dalam kantor DPP PBB. Mengingat PBB adalah partai berbasis Islam yang seharusnya membawa kultur kedamaian dalam berpolitik.

"Gila lu, ini gak main-main ini, dia dikeroyok 30 orangan," kata Novel.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Hukum, Politik, DKI Jakarta

wwwwww