Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
23 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
23 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
3
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
23 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
4
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
23 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Badminton

Hidayat Nur Wahid: Gunakan Hak pilih, Jangan Golput di Pemilu 2019

Hidayat Nur Wahid: Gunakan Hak pilih, Jangan Golput di Pemilu 2019
Senin, 21 Januari 2019 18:09 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Bertempat di Aula Kantor Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Minggu, 20 Januari 2019, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) bertatap muka dengan ratusan warga yang datang dari berbagai kalangan.

Wakil Ketua Badan Wakaf Pondok Pesantren Gontor itu hadir di sana untuk memberi pemaparan mengenai Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika atau yang lebih popular disebut dengan Sosialisasi Empat Pilar.

Dalam kesempatan itu, HNW menyebut sosialisasi yang dilakukan merupakan amanah dari UU Tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD. Sosialisasi dilakukan agar rakyat Indonesia tak hanya memahami keempat nilai-nilai luhur bangsa namun juga wajib untuk mengimplementasikan dalam kehidupan keseharian di masyarakat sehingga bangsa ini tetap menjaga persatuan dan hidup saling menghormati.

Pria asal Klaten, Jawa Tengah, itu memaparkan, sebagai bangsa yang menganut paham demokrasi, Demokrasi Pancasila, diharap demokrasi yang ada digunakan dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. "Dalam demokrasi ada Pemilu," tuturnya.

Untuk itu dirinya mengajak semua menggunakan hak pilih yang telah dimiliki dalam Pemilu 17 April 2019, baik untuk memilih Presiden, anggota DPR, DPD, maupun DPD. "Mari kita gunakan hak pilih kita, hak kedaulatan rakyat, dalam Pemilu," tandasnya.

Menurut HNW, hak memilih perlu digunakan sebab akan menentukan masa depan bangsa. Hak yang dijamin dalam UUD NRI Tahun 1945 itu jangan sampai ditukar dengan uang, sembako, atau jangan sampai salah pilih karena tergoda dengan janji atau iming-iming dari para calon. Ditegaskan, "jangan sampai hak pilih kita tidak digunakan alias Golput".

Ditekankankanya, agar tidak Golput sebab cara seperti tidak akan menyelesaikan masalah. "Golput bukan solusi," ucapnya.

Bukan hanya tak bisa memberi solusi, namun cara seperti ini menurut alumni Universitas Islam Madinah, Arab Saudi itu, bila Golput yang menang belum tentu sesuai dengan harapan bangsa Indonesia.

Dijelaskan dalam Pemilu yang diukur tidak hanya kualitas calon pemimpin namun juga banyaknya suara yang ikut berpartisipasi. "Sehingga siapapun mendapat suara yang banyak, ia akan menang," ujarnya.

Agar Pemilu yang digelar berkualitas maka diharapkan masyarakat pemilih pemimpin yang cinta Indonesia serta bisa membawa negara ini lebih baik dan maju. "Serta melindungi semua golongan," tegasnya.

Untuk itulah dalam sosialisasi yang digelar, HNW mendorong semua untuk menjadi warga negara yang bertanggungjawab dalam pilihan Pemilu sehingga mampu berperan dan ikut andil dalam membangun Indonesia yang lebih baik.

"Dengan sosialisasi, kita harapkan bisa menghadirkan Indonesia sesuai dengan cita-cita pendiri bangsa yang adil, makmur, berdaulat, gemah ripah lohjinawi, serta baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur," harapnya.***

wwwwww