Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
20 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
13 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
12 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
13 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
13 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
20 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Badminton

Aksi Heroik Siswa SMA 3 Solok Selatan, Rekam Aksi Pencurian dan Tangkap Pelakunya

Aksi Heroik Siswa SMA 3 Solok Selatan, Rekam Aksi Pencurian dan Tangkap Pelakunya
Konfrensi pers Polres Solok Selatan tentang penangkapan pencuri HP oleh seorang siswa SMA.
Rabu, 23 Januari 2019 18:56 WIB
Penulis: Eko Pangestu
SOLOK SELATAN - Aksi heroik pelajar SMA di Solok Selatan ini patut diacungi jempol. Berkat keberaniannya, mampu menangkap maling ponsel di salah satu rumah kost di Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Senin (21/1/2019) sekitar pukul 09.30 WIB lalu.

Dia adalah Rolanda (17), siswa kelas 3 SMA 3 Solok Selatan. Siswa ini juga sempat merekam aksi pencurian itu dengan video ponsel sebelum pelaku berhasil diringkus. Alhasil pelaku tidak bisa mengelak perbuatan yang telah dilakukannya.

Kejadian diawali, pelaku IES (33), warga Jorong Tanggo Akar, Nagari Lubuk Gadang Utara, Kecamatan Sangir, pada pagi itu mengantar anaknya ke sekolah yang berdekatan dengan TKP. Setelah mengantar anaknya, ia terlihat bolak balik di sekitar lokasi.

Rolanda saat itu berada dalam mobil yang terparkir persis di depan kost tersebut. Saat itu, dia ingin mengambil tugas sekolah yang tertinggal di dalam mobil. Namun, dia curiga melihat gerak gerik pelaku.

"Karena curiga, Rolanda merekam aktivitas pelaku saat itu. Pelaku tak menyadari jika dalam mobil ada Rolanda yang tengah mengamati aksinya," ujar Kapolres Solok Selatan, AKBP Imam Yulisdianto melalui Kasat Reskrim, AKP M Rosidi kepada wartawan saat jumpa pers, Rabu (23/1/2019).

Pelaku kemudian berupaya mengambil sesuatu dari balik jendela yang tidak terkunci. Karena tak sampai, pelaku menggunakan sebilah kayu untuk mengambil barang itu.

"Setelah diamati oleh Rolanda, ternyata pelaku mengambil satu unit ponsel dari dalam rumah tersebut. Setelah mendapatkannya, ia berniat untuk kabur," jelasnya.

Saat hendak kabur itulah, lanjut Rosidi, Rolanda langsung mengejar dan memegang pelaku sambil minta pertolongan warga sekitar. Awalnya, Rolanda ragu namun akhirnya pelaku bisa dimankan dan diserahkan ke polisi.

"Diketahui rumah kos tersebut ditempati oleh Wanda Melia Rezkya yang juga merupakan pelajar SMA 3 Solok Selatan," tuturnya.

Menurut korban, dia meninggalkan ponselnya di rumah saat ke sekolah. Dia tak menyadari jika ponsel miliknya menjadi incaran maling.

Rolanda sendiri merupakan pelajar binaan Polres Solok Selatan. Dia telah mendapatkan pelatihan serta pengetahuan tentang hukum dan penanganan kasus kriminalitas.

Saat ini, pelaku bersama barang bukti telah diamankan di Mapolres Solok Selatan untuk proses lebih lanjut. Pelaku sendiri dijerat Undang-undang 362 KUHP dengan ancaman kurungan lima tahun penjara atas perbuatannya. (rls_ep)

wwwwww