Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
3
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
8 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
6
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
8 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Home  /  Berita  /  Badminton
Bulutangkis Indonesia Masters 2019

Tiga Wakil di Final, Satu Gelar di Tangan

Tiga Wakil di Final, Satu Gelar di Tangan
Kevin Sanjaya Sukamuljo-Marcus Fernaldi Gideon
Sabtu, 26 Januari 2019 23:40 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Indonesia mengamankan gelar ganda putra Indonesia Masters 2019 lewat pertemuan Hendra Setiawan-Mohammad Ahsan dan Kevin Sanjaya Sukamuljo-Marcus Fernaldi Gideon. Hendra-Ahsan lebih dulu lolos dengan menundukkan Han Chengkai-Zhou Haodong (Tiongkok), dengan skor 21-11, 21-17.

Kevin-Marcus kemudian menyusul usai menekuk Kim Astrup-Anders Skaarup Rasmusen (Denmark), dengan skor 21-19, 21-13.

“Di game pertama kami mainnya ketat, waktu unggul 20-16 mereka menyusul dan kami agak goyang. Kami lebih percaya diri di game kedua, mainnya lebih enak dan lawan tidak bisa keluar dari tekanan,” tutur Kevin.

“Lawan lebih siap di game pertama, kami juga belum dapat irama mainnya. Di game kedua, kami terus menekan lawan dan bermain menyerang,” kata Marcus.

Mengomentari laga final, Kevin-Marcus mengatakan bahwa tak akan mudah menghadapi senior mereka yang lebih berpengalaman.

“Kami senang bisa All Indonesian Final apalagi sekarang lagi main di Indonesia. Pastinya bakal seru karena mereka pemain berpengalaman dan tidak akan mudah melawan mereka,” ujar Kevin.

“Hendra-Ahsan pengalamannya banyak, mereka lebih sering main di sini (Istora) daripada kami, jam terbangnya tinggi, pasti lebih tahu cara dapet poinnya,” ungkap Marcus.

Selain dua wakil ganda putra, Indonesia juga meloloskan satu wakil di nomor ganda campuran lewat pasangan Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir. ***

wwwwww