Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
11 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
12 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Bagi-bagi Hadiah, Bawaslu Langsung Stop Kampanye Relawan Jokowi di Padang

Bagi-bagi Hadiah, Bawaslu Langsung Stop Kampanye Relawan Jokowi di Padang
Anggota Bawaslu Padang Bahrul Anwar berdebat dengan panitia Repnas Sumbar, Minggu (27/1/2019). (foto: KOMPAS. Com/RAHMADHANI)
Minggu, 27 Januari 2019 16:42 WIB
PADANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Padang, Sumatera Barat, menghentikan kampanye pasangan calon presiden (capres) Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang dilaksanakan Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) untuk Jokowi-Ma'ruf, Minggu (27/1/2019) di Padang.

Diberitakan Kompas.com, Anggota Bawaslu Padang, Bahrul Anwar menghentikan acara tersebut saat panitia memberikan hadiah doorprize kepada peserta. Sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 4 Tahun 2017 pasal 49, pemberian doorprize dilarang saat kampanye.

"Panitia tolong hentikan acara ini, sebab sudah melanggar aturan. Pemberian doorprize dilarang dalam kampanye," kata Bahrul yang datang mengawasi jalannya kampanye tersebut.

Permintaan Bahrul sempat tidak ditanggapi oleh ketua pelaksana Niko Razaki yang beralasan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bawaslu Provinsi Sumbar. "Kita sudah berkoordinasi dan diperbolehkan," tegasnya.

Namun setelah Bahrul mengatakan bahwa dirinya dari Bawaslu Padang dan menyebutkan aturan tentang kampanye dalam PKPU, akhirnya Niko mengalah dan tidak melanjutkan pemberian doorprize.

"Mungkin ada salah paham. Tapi sekarang sudah jelas. Hadiah tidak kita berikan lagi. Doorprize tidak ada," kata Niko.

Sementara itu, Bahrul seusai acara mengatakan, Bawaslu sebelumnya menerima surat yang dilayangkan Repnas Sumbar.

Dalam surat itu disebutkan acara tersebut bersifat kampanye. "Suratnya kampanye, makanya kita turun ke lapangan. Kita awasi dan kita menemukan adanya pelanggaran. Makanya kita hentikan," tegas Bahrul.

Acara kampanye yang dilaksanakan Repnas Sumbar bertajuk "Ngobrol Pintar Milenial" dengan mendatangkan peserta dari pengusaha-pengusaha muda di Sumbar. Dalam acara itu juga dibagikan kaos, pena serta pin Jokowi-Ma'ruf. (kompas.com)

Editor:arie rf
Kategori:Badminton, Olympic, Metropolitan, Sumatera Barat
wwwwww