Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
11 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
11 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
12 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Riau

Ini Penuturan Kapten Tentang Tenggelamnya Kapal DBS II

Ini Penuturan Kapten Tentang Tenggelamnya Kapal DBS II
Awak kapal kargo DBS 02 yang berhasil selamat tengah menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) sebelum diserahkan ke pihak agen pelayaran Global Internusa Line (GIL)
Minggu, 27 Januari 2019 14:36 WIB
Penulis: Muhammad Ridduwan
DUMAI - Akibat cuaca buruk, Kapten Kapal Dharma Sumeker (DBS) Abdul Haris terpaksa melawan arus karena kapal pendek sebelum mengalami kebocoran hingga kargo pengangkut semen tersebut tenggelam.

Abdul Haris, mengatakan, pada malam kejadian dilokasi kejadian, tinggi ombak mencapai 3 meter dengan kecepatan angin sangat kencang.

"Saat itu saya terpaksa melawan arus, karena kapal kita pendek serta cuaca yang cukup parah," kata Abdul Hamid, Minggu (27/1/2019).

Dijelaskannya, penyebab karamnya kapal yang dikemudikannya tersebut dikarenakan oleh tutup air ballas kapal lepas, sehingga menyebabkan kebocoran.

"Kapal malam itu mengalami kemiringan ke kiri, sehingga pada saat itu saya sudah minta bantuan melalui radio," katanya.

Setelah itu, dirinya kembali memerintahkan kepada seluruh awak kapal untuk memasang pelampung untuk menyelamatkan diri kedalam life raft.

"Saya sangat sedih, kepala kamar mesin tidak mau meninggalkan kapal, dan mengunci pintu kamarnya," katanya kembali.

Selain itu, karena KKM tidak mau meninggalkan kapal, dua orang abk bagian kamar mesin kembali membujuk awak kapal yang bertahan dikapal tersebut.

"Saya sudah memerintahkan semuanya untuk masuk ke perahu karet (life raft), namun mereka tidak mau, sehingga kita terpisah dengan tiga awak kapal lainnya, dikarenakan perahu kita terbawa arus gelombang," katanya kembali.

Disebutkannya juga, dari tiga orang tesebut, hanya dua ABK yang menggunakan pelampung, sedangkan KKM sendiri tidak menggunakan dikarenakan mengurung diri di kamar.

"Saya berharap tiga orang awak kapal kita dapat ditemukan oleh pihak yang terkait," katanya mengakhiri.

Kapten Kapal Negara (KN) 218 Basarnas Leni Tadika menyebutkan, untuk menuju ke lokasi, pihaknya membutuhkan waktu sekitar dua jam perjalanan menuju ke Perairan Tanjung Jati Kabupaten Bengkalis, dimana kapal kargo DBS 02 tenggelam sekitar pukul 23.30 WIB pada Sabtu (26/1/2019). ***

Kategori:Olympic, Riau
wwwwww