Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
24 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
17 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
18 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
18 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
17 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Badminton

BPN Prabowo Desak Polisi Usut Tuntas Indonesia Barokah

BPN Prabowo Desak Polisi Usut Tuntas Indonesia Barokah
Rabu, 30 Januari 2019 22:57 WIB
JAKARTA - Terkait beredarnya tabloid Indonesia Barokah, Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said meminta agar aparat ke polisian mengusut tuntas kasus tersebut. Dia meminta jika tabloid yang diedarkan masif di berbagai daerah itu terbukti melanggar maka harus ditindak.

Sudirman mengaku BPN telah melaporkan Indonesia Barokah ke Bareskrim Mabes Polri. Dia menerangkan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kasus tabloid tersebut kepada pihak kepolisian.

"Tim advokasi kita sudah melaporkan ke polisi. Nanti biarkan polisi memprosesnya lah," katanya di Fisipol UGM, Rabu (30/1).

Mantan Menteri ESDM itu menjelaskan, pihaknya meminta jika memang dari hasil penyelidikan kepolisian ditemukan ada pelanggaran maka pembuat tabloid Indonesia Barokah harus ditindak.

Sudirman pun berharap dengan adanya penindakan, Pemilu 2019 bisa seperti yang diharapkan yaitu berjalan dengan baik, penuh kesejukan dan menjaga kerukunan.

"Jadi saya kira kalau ada pelanggaran-pelanggaran harus ditindak. Kita (di Pemilu 2019) ingin bermain dengan baiklah, dengan penuh kesejukan, dengan menjaga kerukunan," tutupnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Merdeka.com
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww