Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
18 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
18 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
18 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
18 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
18 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
18 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Badminton

Sindir Prabowo, Ma'ruf Amin Sebut Fraksi Gerindra di DPR Ikut Setujui Utang

Sindir Prabowo, Maruf Amin Sebut Fraksi Gerindra di DPR Ikut Setujui Utang
Sabtu, 02 Februari 2019 02:03 WIB
JAKARTA - Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menyindir pihak yang asal kritik terhadap utang negara. Ma'ruf menyebut utang bukan sepenuhnya peran pemerintah. Ada ikut campur tangan DPR sehingga bisa disetujui.

Ma'ruf sampai menyindir capres Prabowo Subianto yang mengatakan Kementerian Keuangan sebagai kementerian pencetak utang.

"Indonesia punya utang, Kementerian Keuangan kementerian utang, utang memang dibolehkan UU yang bikin DPR. Yang menentukan besarnya bolehnya itu ada aturannya yang menentukan DPR," kata Ma'ruf di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (1/2).

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu menambahkan, partai oposisi yang kerap mengkritik pun ikut menyetujui utang itu. "Dan DPR semua partai ada di situ termasuk partai anda di situ ada," kata Ma'ruf.

Dia kembali menegaskan utang secara aturan kenegaraan tidak ada yang dilanggar. Begitu pun dalam ajaran Islam diperbolehkan. Ma'ruf mencontohkan, tiap orang hampir tak terkecuali memiliki utang.

"Yang tidak boleh yang membahayakan yang menghilangkan kedaulatan kita," ucapnya.

Menurut Mustasyar PBNU itu utang Indonesia masih lebih baik rationya dibandingkan dengan beberapa negara lain. Ma'ruf mengatakan kemampuan negara untuk berhutang telah dihitung.

"Kalau utang kita Indonesia masih lebih sehat dibanding Amerika, Turki, dibanding Jepang dan masih rasio utang itu masih jauh di batas maksimum," katanya.

Ma'ruf sampai geram dengan narasi yang provokatif. Dia juga mengungkit ucapan Prabowo soal negara bakal punah. Dia sarankan harus sampaikan kritik secara santun

"Makanya jangan provokasi apalagi negara mau bubar. Negara dibangun dengan darah air mata susah payah kok bubar. Kemarin ada bilang punah Indonesia punah, memangnya purba kala dinosaurus apa. Ini kita harus menyampaikan secara santun," tandas Ma'ruf Amin.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:merdeka.com
Kategori:DKI Jakarta, Metropolitan, Voli, Olympic, Badminton
wwwwww