Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
Kesehatan
22 jam yang lalu
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
2
Kapal Patroli Polairud Tenggelam, 3 Polisi Hilang
Peristiwa
18 jam yang lalu
Kapal Patroli Polairud Tenggelam, 3 Polisi Hilang
3
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
DPR RI
5 jam yang lalu
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
4
Jika Banyak 'Kotak Kosong' di Pilkada 2020
DPD RI
5 jam yang lalu
Jika Banyak Kotak Kosong di Pilkada 2020
5
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
Peristiwa
17 jam yang lalu
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
6
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
DPR RI
4 jam yang lalu
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kadisdik Pekanbaru, Himbau Guru Tidak lupakan Kewajiban Sebagai Pengajar

Kadisdik Pekanbaru, Himbau Guru Tidak lupakan Kewajiban Sebagai Pengajar
Selasa, 05 Maret 2019 21:59 WIB
Penulis: Astri Jasiana Nindy
PEKANBARU - Ratusan guru menggelar demo di depan Kantor Walikota, Selasa (5/3/2019) terkait Peraturan Wali Kota (Perwako) Pekanbaru Nomor 7 tahun 2019. Dimana dalam pasal 9 ayat 8, disebutkan bahwasanya guru bersertifikasi tidak lagi memperoleh tunjangan profesi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal menghimbau kepada pendemo agar tidak melupakan kewajiban seorang guru sebagai pengajar dalam menyampaikan aspirasi.

"Menyampaikan aspirasi silahkan, tetapi tidak melupakan kewajiban seorang pengajar, " kata Abdul Jamal di Kantor Walikota Pekanbaru, Selasa (5/3/2019).

Jamal mengatakan ia mendukung tentang suatu aspirasi yang disampaikan. Namun, ia sangat menyayangkan dengan guru yang melakukan demo hari ini. Ia mengatakan bahwa hal ini bukanlah satu-satunya jalan, dan semua persoalan masih bisa di komunikasikan.

"Ini kan bukan jalan satu-satunya, kecuali komunikasi tidak lancar," tambahnya.

Ia yakin apa yang disampaikan oleh Asisten 3 Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru Baharudin yang mengatakan agar menunggu keputusan pada hari Jumat, bersama dengan hadirnya Walikota dalam keputusan. Akan memberikan solusi terkait tuntutan yang diajukan oleh para guru.

Seperti yang diketahui, demo yang dilakukan oleh guru SD dan SMP yaitu, mempertanyakan Perwako Nomor 7 tahun 2019. Dimana dalam pasal 9 ayat 8, disebutkan bahwasanya guru bersertifikasi tidak lagi memperoleh tunjangan profesi, untuk dilakukan revisi terkait peraturan ini. ***


wwwwww