Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Berasal dari Pekanbaru, Siapa Gerangan Pria Pemesan 'Jasa' Prostitusi Hana Hanifah
Hukum
12 jam yang lalu
Diduga Berasal dari Pekanbaru, Siapa Gerangan Pria Pemesan Jasa Prostitusi Hana Hanifah
2
BAZNAS Laporkan Pengelolaan Zakat Nasional di DPR
Ekonomi
7 jam yang lalu
BAZNAS Laporkan Pengelolaan Zakat Nasional di DPR
3
Heboh Masuk Pantai Indah Kapuk Harus Pakai Paspor, Netizen: Apakah Sebagian RI Sudah Dijual ke Asing?
Peristiwa
11 jam yang lalu
Heboh Masuk Pantai Indah Kapuk Harus Pakai Paspor, Netizen: Apakah Sebagian RI Sudah Dijual ke Asing?
4
WNA Boleh Urus Keuangan dan Teknik di Lembaga Penyiaran, PPP Kritisi Omnibuslaw Ciptaker
DPR RI
13 jam yang lalu
WNA Boleh Urus Keuangan dan Teknik di Lembaga Penyiaran, PPP Kritisi Omnibuslaw Ciptaker
5
Peluang Sandiaga Uno Nyapres Terbuka Jika Berani Menjauhi Prabowo
Politik
12 jam yang lalu
Peluang Sandiaga Uno Nyapres Terbuka Jika Berani Menjauhi Prabowo
6
Formappi Desak Anggota DPR Tak Malas Ngantor di Tengah Pandemi
Politik
12 jam yang lalu
Formappi Desak Anggota DPR Tak Malas Ngantor di Tengah Pandemi
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Sepakbola Piala Presiden 2019

Hadapi Borneo FC, PSS Lakukan Rotasi Pemain

Hadapi Borneo FC, PSS Lakukan Rotasi Pemain
Rabu, 06 Maret 2019 19:21 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SLEMAN - Klub PSS Sleman tak punya banyak waktu untuk bangkit dalam pertarungan Grup D babak penyisihan Turnamen Sepakbola Piala Presiden 2018. Setelah kalah, 0-2 dari Madura United di laga pembuka, Super Elang Jawa sudah ditunggu lawan tangguh lainnya, Borneo FC.

Kedua tim dijadwalkan bentrok di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (8/3). Bagi PSS, laga itu bak hidup dan mati. Jika kembali kalah, peluang mereka untuk melangkah ke babak perempat final semakin menipis.

Mepetnya jeda pertandingan pertama dan kedua yang hanya dua hari jadi handicap tersendiri. Hal tersebut diakui pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro.

"Perkiraan kami bermain lagi tanggal 10 ya, ternyata tidak. Memang waktunya mepet dan ini jadi kendala bagi kami," ungkap Seto.

"Mungkin paling realistis waktu yang ada saya gunakan untuk recovery pemain. Mudah-mudahan nanti fisik anak-anak bisa kembali seperti semua," tambahnya.

Pelatih berusi 44 tahun itu tak memungkiri kemungkinan merotasi susunan pemain. Langkah tersebut akan diputuskan dengan melihat perkembangan terbaru kondisi pemain.

"Rotasi kemungkinan ada, karena pemain yang kita punya hanya itu. (Nerius) Alom masih cedera dan beberapa pemain juga belum terdaftar," ujarnya. ***


wwwwww