Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
DPR RI
19 jam yang lalu
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
2
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
MPR RI
18 jam yang lalu
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
3
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
Sepakbola
20 jam yang lalu
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
4
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
Hukum
19 jam yang lalu
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
5
Istana Nyatakan Pentingnya Digitalisasi Pers dan Penyiaran
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Istana Nyatakan Pentingnya Digitalisasi Pers dan Penyiaran
6
Jadi Ambasador University Leipzig, Nurul Sa'adah: Ayo Dapatkan Beasiswa di Luar Negeri
Olahraga
16 jam yang lalu
Jadi Ambasador University Leipzig, Nurul Saadah: Ayo Dapatkan Beasiswa di Luar Negeri
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Sepakbola Piala Presiden 2019

Seto Hormati Aksi Suporter Boikot Laga PSS Sleman

Seto Hormati Aksi Suporter Boikot Laga PSS Sleman
Kamis, 07 Maret 2019 21:35 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SLEMAN - Klub PSS Sleman menghadapi laga hidup dan mati saat melawan Borneo FC pada laga kedua Grup D Turnamen Sepakbola Piala Presiden di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Jumat (8/3/19). Jika kembali kalah, peluang tim Super Elang Jawa untuk melangkah ke fase selanjutnya dipastikan tertutup.

Perjuangan Bagus Nirwanto dan kawan-kawan juga semakin berat lantaran kemungkinan besar masih tak mendapat dukungan langsung dari salah satu kelompok suporter, Brigata Curva Sud (BCS). Suporter di tribun selatan itu memang memboikot pertandingan PSS Sleman sejak laga pertama melawan Madura United.

Disinggung kemungkinan aksi itu berlanjut, pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro turut memberikan komentarnya. Dirinya menghormati atas situasi yang terjadi saat ini.

"Kita hormati keputusan mereka. Suporter, manajemen, dan PT PSS pasti punya argumentasi yang kuat. Harapan ke depan ya cepat terselesaikan dan jangan berlarut," ungkap Seto, Kamis (3/7/19).

Pelatih berusia 44 tahun tersebut tak menampik jika tanpa adanya suporter punya pengaruh secara psikis. Belum lagi, dirinya mendapat informasi jika tim lawan sedikit down jika mendapat tekanan dari ribuan BCS di tribun selatan.

Meski demikian, dirinya selalu mengingatkan kepada pemain harus tetap fokus dalam bermain bola. "Kalau besok masih tanpa penton, ya harus tetap fokus ke pertandingan," tegasnya. ***


wwwwww