Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
Politik
14 jam yang lalu
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
2
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
Peristiwa
13 jam yang lalu
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
3
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
Umum
13 jam yang lalu
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
4
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
Hukum
14 jam yang lalu
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
5
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
Politik
13 jam yang lalu
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
6
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Kesehatan
13 jam yang lalu
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Pemred Kembali Masuk Bui, Peluncuran 'Obor Rakyat Reborn' Batal

Pemred Kembali Masuk Bui, Peluncuran Obor Rakyat Reborn Batal
Jum'at, 08 Maret 2019 15:09 WIB
JAKARTA - Cuti bersyarat terhadap pimpinan redaksi tabloid Obor Rakyat, Setiyardi Budiono. Alhasil, Setiyardi dibatalkan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM. Setiyardi pun kembali mendekam di LP Cipinang, Jakarta Timur.

"Saya tak bisa hadir di acara Obor Rakyat Reborn! Hari ini saya kembali masuk LP Cipinang. Pemerintah membatalkan cuti bersyarat saya, dalam surat yang diberikan saya dianggap meresahkan," tulis Setiyardi dikutip dari akun facebooknya, Jumat (8/3).

Awalnya Setiyardi mengatakan Obor Rakyat tetap bisa berjalan meski dirinya tak hadir. Namun hari ini dia mengunggah siaran pers yang menyatakan acara batal digelar.

Redaksi merdeka.com, menerima undangan Obor Rakyat Reborn yang isinya mengabarkan tabloid 'Obor Rakyat' bakal terbit kembali dengan menyajikan wawancara eksklusif dengan Habib Rizieq Syihab. Dalam undangan itu tertulis agenda pukul 19.00 WIB di Gedung Joang 45, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat.

"Acara peluncuran Tabloid Obor Rakyat (Obor Rakyat Reborn!), yang sedianya akan dilakukan nanti malam, Jumat 8 Maret 2019, DIBATALKAN. Seluruh catering yang sudah dipesan akan diperuntukan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kepada teman-teman media, dan para undangan, yang sudah menyatakan kesediaan hadir, kami sungguh mengapresiasinya."

"Kepada semua pihak yang telah membayar pesanan Tabloid Obor Rakyat, kami memohon maaf tak bisa mengirimkannya. Kami tak mengedarkan tabloid yang sudah terlanjur dicetak. Namun kami pastikan uang yang telah kami terima dari pemesan akan dikembalikan sepenuhnya."

Seperti diketahui, Tabloid Obor Rakyat pertama kali terbit pada Pemilihan Presiden 2014. Petinggi Setiyardi Budiono, serta mantan redaktur Obor Rakyat, yakni Darmawan Sepriyossa kena jerat pidana.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:merdeka.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta

wwwwww