Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
Kesehatan
17 jam yang lalu
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
2
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
MPR RI
17 jam yang lalu
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
3
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
4
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
Umum
17 jam yang lalu
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
5
Manajemen dan Nasabah Bumiputera Diharapkan Segera Bertemu
DPR RI
17 jam yang lalu
Manajemen dan Nasabah Bumiputera Diharapkan Segera Bertemu
6
Akibat Ledakan Dahsyat di Beirut, 300 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Internasional
18 jam yang lalu
Akibat Ledakan Dahsyat di Beirut, 300 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Sepakbola Piala Presiden 2019

Borneo FC Jadi Juru Kunci Grup D

Borneo FC Jadi Juru Kunci Grup D
Fabio Lopez
Jum'at, 15 Maret 2019 23:56 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SLEMANBorneo FC menelan hasil mengecewakan di ajang Piala Presiden 2019. Tim berjulukam Pesut Etam itu menelan tiga kekalahan dalam persaingan di babak penyisihan Grup D.

Lebih buruk lagi, skuat asuhan asuhan Fabio Lopez itu juga tak bisa mencetak gol. Terakhir, mereka kalah tipis, 0-1 dari Madura United di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Jumat (15/3/2019).

Padahal di laga itu Borneo FC lebih banyak menguasai pertandingan dan menciptakan banyak peluang. Hal tersebut jadi catatan pelatih Fabio di laga itu.

"Kami banyak peluang yang diciptakan namun tak jadi (gol). Kiper lawan juga banyak penyelamatan. Mereka punya satu peulang dan jadi gol," ungkap Fabio dalam jumpa pers usai pertandingan.

Meski begitu, dia tetap memuji penampilan para pemainnya. Menurutnya mengikuti sebuah turnamen dengan jadwal pendek, hasil akhir memang tidak bisa diprediksi.

"Turnamen ini jadi ajang untuk pembentukan tim. Pemain kami juga ada yang cedera (Terens Puhiri), sementara Matias Conti baru bermain sekali," tegasnya. ***


wwwwww