Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
Kesehatan
18 jam yang lalu
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
2
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
MPR RI
18 jam yang lalu
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
3
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
4
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
Umum
18 jam yang lalu
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
5
Manajemen dan Nasabah Bumiputera Diharapkan Segera Bertemu
DPR RI
18 jam yang lalu
Manajemen dan Nasabah Bumiputera Diharapkan Segera Bertemu
6
Soal Pemekaran Wilayah, Nono Sampono: Kalimantan Sama Penting dengan Papua
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Soal Pemekaran Wilayah, Nono Sampono: Kalimantan Sama Penting dengan Papua
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Sepakbola Piala Presiden 2019

Dihajar Persija, Petualangan PSS Berakhir

Dihajar Persija, Petualangan PSS Berakhir
Sabtu, 16 Maret 2019 00:02 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SLEMANBerakhir sudah petualangan PSS Sleman di pentas Piala Presiden 2019. Dalam laga terakhir babak penyisihan Grup D, tim Super Elang Jawa dihajar Persija Jakarta dengan skor 0-2 di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Jumat (15/3/2019).

Dengan kekalahan itu, tuan rumah harus tertahan di posisi ketiga dengan tiga poin. Sementara Persija sebagai juara grup (7 poin) bersama runner up Madura United (7 poin) melangkah ke babak perempat final.

Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro memberikan selamat atas kemenangan yang diraih tim Macan Kemayoran. Menurutnya, duel tersebut cukup menghibur sekitar 30.000 penonton yang memadati stadion.

"Artinya, Persija yang ngotot ingin menang bermain terbuka. Kami juga demikian, sehingga pertandingan jadi enak ditonton," ungkap Seto usai pertandingan.

Pelatih berusia 44 tahun itu menyebut, secara permainan timnya berjalan sesuai skema. Namun, banyak kesalahan elementer seperti passingyang terjadi, hingga banyaknya peluang terbuang jadi catatan.

"Pemain di babak kedua juga sering show sendiri yang sebenarnya tidak perlu dilakukan," tegasnya. ***


wwwwww