Malam Jumat Barokah, Sandiaga Istighosah Bareng Warga Pekalongan

Malam Jumat Barokah, Sandiaga Istighosah Bareng Warga Pekalongan
Jum'at, 15 Maret 2019 01:20 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PEKALONGAN - Malam Jumat barokah, itulah kata-kata Sandiaga saat menjumpai masyarakat Pekalongan, dalam rangka berdoa bersama (Istighosah) di Gedung Koperasi Batik Pekajangan, Jawa Tengah, Kamis (14/3/2019) malam.

"Di malam Jumat barokah ini, saya beserta warga masyarakat Kota Pekalongan beristighosah, doa bersama agar bangsa selalu diberkahi, selalu dilimpahkan karunia, dan dilindungi dari segala sesuatu yang dapat menimbulkan perecahan," ujar Sandi.

Ia juga berpesan, agar seluruh warga di Indonesia, mendekati pemilihan selalu menjaga kerukunan. "Jangan mau diecah belah, jangan mudah terprovokasi. Kita rayakan pesta demokrasi ini dengan damai dan sukacita," tandasnya.

Dari informasi yang diterima GoNews.co, di Pekalongan selain acara doa bersama, Sandi juga mengikuti sejumlah rangkain kegiatan. Pertama menghadiri acara di Hotel Sahid Mandarin Pekalongan, Jl. Dr. Soetomo (Dupan Square Complek) depan terminal bis, Baros, Pekalongan Timur.

Kemudian acara dialog Penciptaan Lapangan kerja "Millenial Santripreneurship OK OCE"  di Gedung Dakwah Muhammadiyah.

Dan terakhir adalah Istighosah K2 aswaja di Gedung Koperasi Batik Pekajangan, Jawa Tengah.

Diberitakan GoNews.co sebelumnya, saat melakukan perjalanan dari Jakarta, Sandi menyempatkan diri mampir di KM 228A Tol kanci Pejagan untuk menunaikan sholat dzuhur.

Saat berjumpa warga, Sandi mengungkapkan harapannya agar UMKM yang ada di rest area itu, bisa maju dan naik kelas. "Saya berharap, UMKM yang berada di rest area km 228A bisa hidup dan terus berkembang. Terutama dalam penyerapan tenaga kerja," terangnya.

Sandi yang mengenakan sarung celana (sarcel) dan berkaos biru dan kopiah putih, langsung membuat heboh para pedagang dan pengunjung yang berada di sana. Ajakan swafoto dan salaman dilayaninya dengan senyuman.

Ayu pengurus SPBU dan Joko salah satu staf rest area itu menyatakan, km 228A pemegang rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai tempat istirahat di jalan tol dengan jumlah toilet terbanyak.

"Bukan cuma rekor MURI pak, tapi juga rekor dunia. Kalau nggak salah, toilet paling banyak ada di venezuela sebanyak 290 lebih. Tapi sekarang kami kalahkan," ucapnya.

308 toilet itu terdiri dari 12 toilet khusus difabel, 118 toilet wanita, 92 toilet pria, dan 86 urinoir. Km 228A masih sedang dalam tahap pembangunan untuk memperluas tenpatnya agar lebih nyaman.

Menurut Sandi, rest area sepanjang jalan tol punya potensi untuk menggerakan ekonomi, jika dikelola dengan baik, UMKM bisa menyerap tenaga kerja. Bukan hanya produk kuliner, tapi juga menjadi sentra oleh-oleh dan produk kreatifitas daerah setempat. Terutama yang terdampak pembangunan jalan tol.

Sandi mengaku ada solusi agar rest area di jalan Tol dapat tumbuh, yakni memberikan insentif kepada para pengguna jalan tol yang mampir ke rest area sehingga dapat mengangkat produk-produk lokal atau kuliner daerah.

"Insentifnya, salah satunya adalah cash voucher, Voucher tunai dengan potongan diskon makan ebih murah 20-30 persen untuk kuliner dan pembelian produk-produk UMKM.yang dijajakan di rest area. Lapangan pekerjaan dan menggerakan ekonomi rakyat, menjadi fokus Prabowo Sandi selama lima tahun ke depan," ucapnya.***


wwwwww