Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
23 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
23 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
4
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Sepakbola
24 jam yang lalu
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
5
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
21 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
6
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
Sepakbola
21 jam yang lalu
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
Home  /  Berita  /  Badminton
Sepakbola Piala Presiden 2019

Haruna Soemitro Minta Jadwal Harus Bersahabat

Haruna Soemitro Minta Jadwal Harus Bersahabat
Senin, 15 April 2019 20:38 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MALANG -  Manajer Madura United, Haruna Soemitro, berpendapat jadwal Turnamen Sepakbola Piala Presiden 2019 terlalu ketat untuk ajang pramusim. Hal tersebut mengacu rentang pertandingan yang tidak sampai satu minggu setelah memasuki fase gugur.

Misalnya di babak Final yang mempertemukan Persebaya Surabaya dan Arema. Pertandingan di leg kedua yang berlangsung di Malang, hanya berselang tiga hari dari leg pertama yang dihelat di Surabaya. "Saya pikir urusan waktu recovery," jelasnya.

Haruna juga mengingatkan kepada semua pihak bila hakikat Piala Presiden merupakan ajang pramusim. Sebab dari tahun ke tahun, setiap tim seperti berlomba-lomba memenangkan turnamen ini.

"Dari tahun ke tahun ada peningkatan. Tetapi menurut saya penyelenggaran Piala Presiden yang harus dikhawatirkan adalah jangan sampai ini menjadi tujuan akhir dari semua klub. Niat dari semuanya pramusim, mematangkan persiapan semua tim. Kami berharap jangan sampai ini adalah kompetisi di tengah kompetisi itu sendiri," tegas Haruna. ***

wwwwww